Home / iniHL / IWSS Bersatu Isi Kelas Mengajar di SD 017

IWSS Bersatu Isi Kelas Mengajar di SD 017

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Empat Tahun keberadaan IWSS Bersatu akan di rayakan di hotel Benakutai pada Minggu 15 Mei 2016. Penyelenggaran peringatan HUT pada tahun ini mundur beberapa bulan.

Namun program dan agenda yang disusun telah berjalan sesuai waktu seperti pemberian buquet pada hari Ibu, Maulid nabi, pemberangkatan umroh anggota IWSS Bersatu, tabur bunga di makam pahlawan, donor darah, penanaman mangrove dan kelas mengajar di SD 017 Balikpapan Tengah.

“Peringatan Hut Seyogyanya kami laksanakan bulan Januari lalu(5/1/2016) tapi karena sebagian besar anggota kita berangkat umroh secara bergantian jadi acaranya ditetapkan 15 Mei 2016, “kata Andiana Wakil Ketua Panitia Hut IWSS Bersatu.

Tema yang diangkat pada peringatan Hut IWSS Bersatu yakni berkaitan dengan hari pendidikan. “4 tahun usia IWSS Bersatu mendukung wajib belajar nyalakan pelita terangkan cita”.

Menurut Ketua IWSS Bersatu Hasnah Djamaluddin thema ini telah diimplementasikan dengan “kelas mengajar IWSS Bersatu pada Jum’at 13 Mei 2016 bertempat di SDN No.017 Balikpapan Tengah.
“Alhamdulillah, kami memiliki kesempatan mengajar non kurikulum atau soft skill di SD 017, dan pada kelas perdana ini mengambil tema pendidikan karakter bangsa,”jelasnya

Ia juga menambahkan program kelas mengajar IWSS Bersatu ini akan menjadi agenda bulan, dan menurutnya hal yang membanggakan bahwa para tim pengajar adalah pengurus dan anggota IWSS Bersatu dan tiap bulannya tema yang dia ambil akan berbeda-beda

Dalam kegiatan Kelas mengajar IWSS Bersatu yang diisi oleh anggotanya Andi Noor Hasanah mengisi materi Karakter bangsa.

Menurutnya untuk menciptakan anak berkarakter harus dimulai dari rumah. Pendidikan akhlak mulia, tauhid ini harus diajarkan dari keluarga. Contoh dan praktek harus jadi teladan seperti sholat.
Tema ini tidak lepas dengan hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW saat perintah 50 waktu untuk sholat akhirnya menjadi 5 waktu.

Menurut Andi perlu ditanamkan budaya malu. Hal ini agar tertanam jiwa menjunjung kejujuran, sportivitas dan semangat menghormati orang lain.

“Harus dimulai sejak dini. Karena agama kita mengajarkan. Kalau ini ditanamkan maka tidak ada kecurangan dalam kelas kayak nyontek,membully kawan,dan lain. Insyalllah kita tidak akan melakukan bentuk- bentuk kecurangan seperti Korupsi,” tandasnya.

Sementara itu kepala SD 017 Balikpapan Tengah, Hj.Noor Masyitah menyambut baik program kerja IWSS Bersatu.
“Kami dari pihak sekolah berterimakasih ada program ini, karena dengan begitu anak didik kami tambah pengetahuan diluar pendidikan kurikulum,”katanya.

Selain itu program ini bisa dijadikan wadah sharing bagi komite sekolah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi tiap sekolah.

Comments

comments

About andi amir

Check Also

Kemenag Balikpapan Banyak Menemukan Pembangunan Rumah Ibadah Langgar Aturan

BALIKPAPAN, ¬†Inibalikpapan.com – Pelanggaran pembangunan rumah ibadah disinyalir masih banyak terjadi di kota Balikpapan. Meski …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *