Home / IniADV-DPRD Balikpapan / Abdulloh Bantah Gedung Dewan Batal Dibangun

Abdulloh Bantah Gedung Dewan Batal Dibangun

BALIKPAPAN Inibalikpapan.com – Kabar mengenai pembatalan proyek pembangunan gedung dewan dibantah Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh. Dirinya berdalih rapat pimpinan yang berlangsung pada Rabu siang (31/1/2018) lebih membahas persoalan kinerja.

“Dapat kabar dari mana? Kalau informasi katanya jangan menjadi acuan ya,” kata Abdulloh saat dikonfirmasi awak media setelah menunggu lebih dari 3,5 jam di gedung perwakilan rakyat Balikpapan.

“Tidak ada yang mengeluarkan pernyataan pembatalan karena masih berproses seperti tujuan awal dan progres teknisnya di pemerintah kota dan kami belum mengetahui prosesnya,” lanjut Sekretaris DPD II Golkar Balikpapan ini.

Dirinya kembali membantah ketika dicecar persoalan kabar yang mencuat tersebut. “Yang dibahas terkait kinerja dan agenda kerja DPRD ke depan. Salah satunya, keempat komisi harus eksis dengan masing-masing mitra kerja, jangan sampai monoton,” tegasnya.

Abdulloh mencontohkan seperti Komisi III yang bermitra dengan Dishub, Dinas PU serta Bappeda. Bahkan terkait pembatalan yang dilontarkan beberapa fraksi juga dibantahnya.

“Sampai hari ini belum ada pembicaraan itu. Tidak ada membahas pembatalan pembangunan gedung dewan dan hanya membahas kinerja anggota,” tukas Abdulloh.

Pembangunan gedung DPRD Balikpapan dianggarkan sebesar Rp180 miliar dengan skema tahun jamak atau multiyears 2017-2020 dan tinggi gedung berubah dari 8 lantai menjadi 5 lantai. Sementara pada APBD 2018 ini dianggarkan Rp25 miliar.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

About san tri

Check Also

Bawaslu Balikpapan Ajukan Rp11 Miliar, 50 Persen lebih Untuk Honor Petugas Pengawas Pilwali

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com— Bukan hanya KPUD mengusulkan kenaikan honor petugas PPK (kecamatan ) dan PPS (kelurahan), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.