Home / iniFLASH / Gara-Gara Petugas Salah Informasi Coklit, Wakil Walikota Harus Mencoblos Pukul 12.00 di TPS 43 Kampung Baru

Gara-Gara Petugas Salah Informasi Coklit, Wakil Walikota Harus Mencoblos Pukul 12.00 di TPS 43 Kampung Baru

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan istri Hj Nurlena bersama keluarga harus sabar mencoblos pukul 12.00 wita di TPS 43 RT 4 Kelurahan Baru Tengah pada Pilgub Kaltim hari ini (27/6/2018).

Rahmad yang datang mengenai pakaian warna kuning lengan putih ini tiba pukul 10.00 di gedung bulutangjkis lokasi TPS 43 dan 04 tidak jauh dari rumah lamanya.

Wakil Walikota ini harus menunggu sekitar 20 menit untuk kepastian waktu mencoblos. Ketua Golkar Balikpapan ini sempat heran karena namanya tidak terdaftar di TPS 43 ataupun TPS lokasi tempat tinggal di jalan Puspoyudo. Karena Rahmad tidak pernah meminta permohonan pindah pencoblosan di TPS jalan Puspoyudo Balikpapan Kota.

Di lokasi TPS 43, Wakil Wali Kota sempat menanyakan hal pemcocokan dan penelitian data pemilih (coklit) kepada ketua Rt setempat dan PPS. Mereka saling lempar ketika ditanya Rahmad soal siapa yang menyuruh adanya permintaan permohonan pindah mencoblos.

Penjelasan RT dan PPS tidak memberikan penjelasan yang benar sehingga Komisioner Endang Susilawati yang hadir ikut menjelaskan. Bahkan Endang terlihat sibuk berkordinasi.

” Pada saat pendataan di rumah pak Wawali kita hanya silaturahmi. Coklit untuk pak Rahmad tetap di rumah kampung baru,” kata Endang.

Sehingga dipastikan ada miss diantaranya petugas karena wakil walikota ini memastikan tidak pernah mengajukan permohonan pindah lokasi mencoblos.

” Ya sesali juga tapi nggak apa-apa sepanjang aturan kita penuhi punya KTP dan domisili di Balikpapan kita punya hak untuk memilih. Jangan sampai golput,” ucapnya.

Kejadian ini menurutnya karena ada miss petugas pendataan saat coklit di Bhayangkara. ” Disangka saat coklit lalu milih disana padahal saya tidak ajukan permintaan pindah memilih,” katanya.

Akibat kejadian ini, agenda Wakil Walikota tertunda karena harus menanti pukul 12.00. Sambil menunggu Rahmad memutuskan untuk sarapan bersama di rumah makan Namin.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Bawaslu Balikpapan Ajukan Rp11 Miliar, 50 Persen lebih Untuk Honor Petugas Pengawas Pilwali

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com— Bukan hanya KPUD mengusulkan kenaikan honor petugas PPK (kecamatan ) dan PPS (kelurahan), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.