Home / iniFLASH / Gerakan Coklit Serentak, Walikota Jadi Calon Pemilih Pertama yang Didata

Gerakan Coklit Serentak, Walikota Jadi Calon Pemilih Pertama yang Didata

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.
com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dengan menyambangi kediaman Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi,  pukul 05.30 di Rumah Dinas Walikota, Jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan Balikpapan, Sabtu (20/01/2018).

Kehadiran komiosioner KPU di rumah dinas walikota ini merupakan Coklit pertama dan terpagi secara nasional. Di mana pada 20 Januari 2018 ini merupakan hari pertama Coklit yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia di daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah.

Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi didampingi istrinya Arita Rizal Effendi secara simbolis menerima Hendra Marinus, yang merupakan salah seorang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk didata nama-nama yang ada di keluarganya.

Rizal Effendi menyerahkan Kartu Keluarga asli dan KTP asli, sebagai syarat mutlak untuk didata sebagai pemilih. Ia merupakan warga RT 13 Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Kehadiran PPDP ini tidak sendirian pada pagi itu. Hadir pula Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha dan seluruh komisioner serta sejumlah staff KPU Balikpapan, Ketua Panwaslu Balikpapan, sejumlah lurah yang ada di Kecamatan Balikpapan Selatan, serta hadir pula anggota PPK dan PPS.

Ketua KPUD Balikpapan Noor Thoha memgatakan coklit ini untuk valudasi data pemilih.

” Coklit ini salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui data pemilih yang paling valid. Untuk itu PPDP nanti akan meminta data kepedudukannya,” katanya.

HM Rizal Effendi menyambut baik kehadiran petugas PPDP dan seluruh penyelenggara Pemilu. Menurutnya Coklit sangat penting karena terkait dengan jumlah pemilih.

“Di daerah lain, justru jumlah pemilih ini menjadi persoalan saat pilkada. Untuk itu saya memohon warga kota untuk mendukung coklit serentak ini,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan coklit ini bukanlah kegiatan yang mudah. Sebab PPDP harus mendata warga dari rumah ke rumah. Untuk itu dia meminta agar PPDP bekerja secara teliti.

“Inikan tugas yang sangat berat. Dan bapak ibu akan bekerja keras selama satu bulan dalam mendata warga. Untuk saya berpesan agar mendatanya secara seksama dan teliti,” pungkasnya.

Comments

comments

About rahma danty

Check Also

Darah AB Sulit, Anggota DPRD Bersama LPM dan Karang Taruna Geber Donor Darah Massal

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Palang Merah Indonesia atau PMI kerap kali kekurangan stok darah. Bahkan AB …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *