Home / iniFLASH / Limbah Batubara Diduga Cemari Sungai Perak Kubar
Ratusan warga yang tergabung dalam Baladika Mulawarman Kaltim, DPC Balikpapan saat melakukan aksi damai

Limbah Batubara Diduga Cemari Sungai Perak Kubar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Diduga akibat pencemaran limbah cair batubara dari PT Indo Tambangraya Mega Turbolindo Coal Mining , perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara telah menyebabkan ratusan ikan,  udang dan buntal  di Sungai Perak atau Piraq Desa Damai Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mati mengapung

Pencemaran ini sendiri terjadi sudah sejak tahun 2015 ini menyebabkan sebanyak 3.000 warga yang terdampak karena sebagia besar warga ini mata pencariannya mengandalkan dari menangkap ikan di sungai tersebut.

Akibat kejadian tersebut ratusan warga yang tergabung dalam Bala Pertahanan Adat Asli Kalimantan (Baladika) Mulawarman Kaltim, DPC Balikpapan meminta pertanggungjawaban perusahaan atas apa yang terjadi.

Sekjen bBladika Kaltim Djohar mengatakan, warga menuding limbah cair batubara PT Indo Tambangraya Mega Turbolindo Coal Mining telah menyebabkan sungai perak tercemar dan menyebabkan matinya ratusan ikan dan membahayakan kehidupan warga sekitar

Menanggapi itu, Kepala Perwakilan PT Indo Tambangraya Mega Turbolindo Coal Mining Baikpapan Irvan Jasin menuturkan, pihaknya hingga kini saat ini masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kutai Barat terkait hal tersebut.

Mereka pun mempertanyakan, tudingan tersebut.  Karena apakah benar limbah cair batubara ini berasal dari perusahann milik mereka, Karena kata dia, tidak bisa dikatakan perusahaan mereka melakukan pencematan sebelum ada pembuktian.

Comments

comments

About glen

Check Also

Setiap Persimpangan Dua CCTV Dipasang

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan memasang dua CCTV yang memiliki fungsi berbeda di sejumlah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.