Home / iniEven / The NextDev Academy Telkomsel Fish Go dan Diffa Go Wakil Indonesia di Singtel Future Makers 2019
POH VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin (paling kiri), CEO Rombak Media Dennis Adishwara (kedua dari kiri), GM Corporate Social Responsibility Telkomsel Tubagus Husniyullah (kedua dari kanan), dan Chief Product Officer kitabisa.com Vikra Ijas selaku dewan juri The NextDev Talent Scouting 2019 meresmikan penyerahan tiket berangkat kepada tim FishGo dan DIffaGo untuk mewakili Telkomsel dan Indonesia di ajang Singtel Group Regional Future Makers 2019.

The NextDev Academy Telkomsel Fish Go dan Diffa Go Wakil Indonesia di Singtel Future Makers 2019

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Telkomsel mengirimkan dua start-up dari The NextDev Academy yang akan mewakili Indonesia di kompetisi prestisius level regional Asia-Pasifik yang diadakan oleh Singtel Group, yaitu Future Makers 2019.

Singtel Group Future Makers 2019 akan dilaksanakan di Singapura pada 24-28 Juni 2019,  bersamaan dengan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference 2019.  

Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, yang dipilih melalui kompetisi lokal yang diselenggarakan oleh seluruh operator telekomunikasi di bawah aliansi Singtel Group, yaitu Telkomsel (Indonesia), Optus (Australia), Singtel (Singapura), Globe (Filipina), AIS (Thailand), Airtel (India).

Start-up terpilih akan mendapatkan dana pengembangan dengan nilai hingga SGD 1.000.000.

Kedua start-up  perwakilan Indonesia yakni Fish Go dan Diffa Go, yang terpilih melalui tahap anassessment dan bootcamp di program The NextDev Academy 2019.

Fish Go berhasil mencuri perhatian dengan aplikasi yang mengkombinasikan teknologi penginderaan jauh dan system inovasi geografis sebagai penyedia sumber data bagi nelayan.

 Start-up ini membantu nelayan untuk mengetahui area mana yang memiliki lebih banyak ikan dan meningkatkan jumlah tangkapan mereka.

Sedangkan Diffa Go merupakan media crowd funding yang dikembangkan untuk menjadi problem solver bagi masalah yang dialami penderita disabilitas, terutama dalam bidang mobilitas, pendidikan, dan kesempatan untuk bekerja. Melalui Diffago, siapa pun bisa mendonasikan uangnya untuk membantu kaum disabilitas dalam berbagai proyek sosial, mulai dari pengadaan kaki palsu, hingga mendirikan sekolah khusus untuk anak dengan autisme.

GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin menyampaikan selamat kepada Fish Go dan Diffa Go yang terpilih sebagai wakil Indonesia di Future Makers 2019.

“Semoga pada perhelatan Future Makers nanti, start-up terpilih ini dapat membuktikan bahwa karya anak bangsa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memberikan kemanfaatan bahkan untuk masyarakat global, sekaligus semakin mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” katanya (3/5).

Denny menambahkan dengan terpilih menjadi wakil Indonesia di Future Makers, kedua start-up tersebut memiliki kesempatan sangat berharga karena kompetisi regional ini dapat menjadi ajang untuk memperluas network dan membuka peluang kolaborasi yang sangat luas.

 “Bukan tak mungkin, mereka juga bisa mendapatkan peluang kolaborasi dengan start-up lain serta operator-operator yang tergabung dalam aliansi Singtel Group di Asia Pasifik”, ujar Denny.

Future Makers merupakan program dari Singtel Group yang telah diadakan sejak tahun 2017 untuk mengembangkan inovasi teknologi yang lebih jauh kedepan serta dapat turut menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan di Asia Pasifik.

Dalam perhelatan Future Makers 2018 tahun lalu di Sydney-Australia, start-up Indonesia yaitu Habibi Garden berhasil meraih penghargaan sebagai “Best of The Best Regional Future Makers” dan “People Choice Award” dalam Impact Investment Summit 2018.

Telkomsel sejak tahun lalu telah mengirimkan perwakilan Indonesia melalui ajang lokal Indonesia, The NextDev Academy. Adapun kegiatan The NextDev Academy tahun ini mengangkat tema ‘Towards an Impactful Digital Startup Ecosystem’yang dijalankan secara intensif selama 6 bulan.

Program The NextDev Academy memberikan materi terkait pengembangan kapasitas individu bagi para founders, peningkatan dinamika tims tart-up, serta pengembangan ekosistem secara keseluruhan dengan membangun semangat berkolaborasi antar start-up agar lebih memberikan dampak sosial. Peserta TheNextDev Academy merupakan 25 start-up yang terjaring melalui mekanisme The NextDev Talent Scouting yang dilakukan diberbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2018.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Bambang Brojonegoro: Tahun 2024 Ibu Kota Negara Sudah di Kalimantan

BALIKPAPAN,  Inibalikpapan.com —Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PNN) Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro mengungkapkan pembangunan fisik ibu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.