Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bersama Satgas Penanganan Covid-19 saat memonitoring penerapan PPKM skala Mikro di RT-RT

5 Warga Balikpapan Temui Wali Kota Menolak Disuntik Vaksin Covid-19

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Lima orang warga Kota Balikpapan mendatangi Wali Kota Rizal Effendi menyatakan, menolak disuntuk vaksin covid-19. Demikian disampaikan Rizal saat meninjau pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di RT-RT.

“Ada lima orang kemarin dating ke saya, saya gak mau divaksin katanya. Saya cukup menjalankan sunah nabi saja dan obat herbal,” ujar Rizal Effendi, Sabtu (20/02).

Bahkan kata Rizal, warga tersebut, sempat mempertanyakan, apakah divaksin tidak akan terpapar covid-19. “Itu sebabnya di DKI kalau gak mau vaksin akan ditindak, akan di hukum. Dia tanya apa jaminannya nanti kalau vaksin tidak kena,” ujarnya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan itu kemudian mencoba memberikan penjelasan. “Saya bilang agama mengajarkan kita untuk berikhtiar. Berikhtiar itu bisa berhasil, bisa tidak. Tapi kalau gak berikhtiar bagaimana mau berhasil,

Warga tersebut juga  sempat mempertanyakan kehalalan vaksin. Rizal pun kembali menjelaskan, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan, vaksin covid-19 produksi sinovac halal dan suci.

“Apa halal vaksinnya?. Waduh kalau ini saya bilang, bapak ke Jakarta saja tanya ke MUI Pusat karena sudah dikelaurkan surat dari MUI Pusat bahwa vaksinnya ini halal dan suci,” ujarnya.

Rizal pun berharap, tidak lagi ada warga yang menolak divaksin karena belum paham. Dia meminta Satgas maupun RT aktif melakukan sosialisasi dan edukasi warga. Sehingga tak terulang lagi.

“Nah itu yang agak a lot kita, mudah-mudahan tidak banyak yang punya paham seperti itu,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Penghentian Siaran Televisi Analog Ditunda, Sebagian Warga Kaltim Sudah Bisa Nikmati Siaran Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.