Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Purnomo

Anggarkan Rp 39 Miliar, Pembangunan SMP Terpadu di Balikpapan Regency 

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota berencana akan mulai pengerjaan fisik pembangunan SD dan SMP terpadu yang berada di komplek perumahan Balikpapan Regency, Balikpapan Selatan pada awal Januari 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Purnomo mengatakan, saat ini prosesnya sudah masuk tahap lelang. Semoga awal Januari 2023 pembangunan fisiknya sudah bisa dimulai.

Ia menjelaskan, pengerjaan pembangunan SD dan SMP terpadu di Balikpapan Regency ditargetkan rampung pada akhir tahun 2023. Dan tahun pelajaran 2024 sudah bisa menerima peserta didik baru. Sehingga kebutuhan sekolah di Balikpapan dapat terpenuhi.

“Untuk anggaran pembanguan SD dan SMP terpadu di Balikpapan Regency, mencapai Rp 39,7 miliar dengan mengunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan,” kata Purnomo kepada media, Kamis (10/11/2022).

Dia menyampaikan, bahwa nantinya ruang kelas yang ada di SD dan SMP terpadu di Balikpapan Regency sebanyak 44 ruang belajar. Yakni SMP sebanyak 24 ruang belajar dan SD sebanyak 20 ruang belajar

“Penetapan Lokasi (Penlok) telah dilakukan, kemudian berita acara serah terima juga sudah selesai dilakukan oleh pihak pemilik lahan dan menyerahkan kepada pemerintah kota Balikpapan, dengan luas tanah 1,5 hektar,” terangnya.

Menurutnya, untuk proses pemecahan sertifikat induk lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan SD dan SMP terpadu sudah selesai menjadi dua, dan juga sertifikatnya telah diserahkan ke Pemerintah Kota Balikpapan. Jadi nanti tinggal di balik nama sebagai aset milik Pemerintah Kota Balikpapan,” terangnya.

“Pembangunan SD dan SMP terpadu di Balikpapan Regency nantinya akan dikerjakan secara multiyears (tahun jamak,Red),” tuturnya.

Sedangkan, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Balikpapan Pujiono mengatakan, proses pemisahan sertifikat induk lahan untuk pembangunan sekolah terpadu di perumahan Balikpapan Regency sudah selesai dilakukan. Pembangunan sekolah terpadu di wilayah tersebut telah direncanakan oleh Disdikbud, BPKAD dan pengembang.

Baca juga ini :  Aliansi Anti Kekerasan dan Jurnalis Tempo Korban Kekerasan Sepakat Tempuh Jalur Hukum

“Jadi pihak ketiga atau pengembang perumahan telah menghibahkan lahan tersebut kepada Pemkot Balikpapan. Rencananya pembangunan sekolah terpadu itu, akan berdiri dilahan seluas 1,5 hektar,” katanya.

Dia menyampaikan, Penetapan Lokasi (Penlok) telah dilakukan, kemudian berita acara serah terima juga nanti akan dilakukan oleh pihak pemilik lahan dan menyerahkan kepada Pemkot Balikpapan, dengan luas tanah 1,5 hektar. Jadi sudah klir. 

Ia menjelaskan, sebelumnya lahan yang akan dibangun sekolah terpadu itu, masih jadi satu induk sertifikat dengan seluruh luasan area perumahan Balikpapan Regency. Namun saat ini, sudah dipecah menjadi dua sertifikat.

“Untuk sertifikat tanah pembangunan sekolah terpadu di perumahan Balikpapan Regency itu, sudah dipecah menjadi dua sertifikat. Dan sudah keluar dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Balikpapan. Namun masih nama pemilik lahan, jadi nanti sertifikatnya tanah tersebut akan dihibahkan ke pemkot. Setelah itu, baru nanti kita lakukan proses balik nama,” terangnya.

Menurut Pujiono, walaupun belum balik nama, tapi untuk pengerjaan pembanguan sekolah terpadu sudah bisa dilakukan. Karena sekolah terpadu nantinya akan dikerjakan secara multiyers. Jadi  tetap patuh dengan regulasi yang ada, semoga sertifikat yang sudah di pecah tersebut. Dalam waktu dekat ini, sudah bisa  diserahterimakan ke pemkot.

“Meski pun sertifikatnya belum resmi diserahkan ke pemerintah kota. Namun dalam prosesnya pembangunan sudah berkomitmen, bahwa lahan tersebut akan di bangun sekolah terpadu. Sehingga tidak ada masalah, kecuali kalau tidak ada komitmen dari pihak pengembang atau pemilik lahan. Itu tidak boleh,” pungkasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.