Balikpapan Masuk Finalis Nasional OPCC 2026, Ini Pesan Rahmad Mas’ud kepada Warga

Balikpapan Masuk Finalis Nasional OPCC 2026
Penyerahan Token of Appreciation kepada Pemerintah Kota Balikpapan dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi bertema Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten di The Westin Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Ist

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Balikpapan resmi masuk National Finalist One Planet City Challenge (OPCC) 2026. Capaian ini tak hanya menjadi pengakuan atas komitmen kota terhadap aksi iklim, tetapi juga menjadi ajakan bagi seluruh warga untuk ikut menjaga lingkungan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata milik pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama yang harus dijaga lewat aksi nyata masyarakat sehari-hari.

“Ini bukan hanya penghargaan untuk pemerintah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Balikpapan. Kota ini milik kita bersama, sehingga menjaganya juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Rahmad.

Terima penghargaan dari WWF

Balikpapan ditetapkan sebagai National Finalist OPCC 2026, program yang digagas World Wide Fund for Nature (WWF).

One Planet City Challenge (OPCC) merupakan kompetisi persahabatan tingkat dunia antarkota yang mendorong pemerintah daerah memperkuat aksi menghadapi perubahan iklim. Tim juri terdiri dari pakar perkotaan internasional menilai ambisi dan aksi iklim setiap kota berdasarkan keselarasannya dengan target Perjanjian Paris. Penilaian juga mencakup keseimbangan upaya mitigasi, adaptasi, serta inovasi dalam pembangunan berkelanjutan.

Pengakuan itu ditandai dengan penyerahan Token of Appreciation kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Penghargaan tersebut diberikan dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi bertema Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten di The Westin Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Rahmad menyebut, status finalis nasional harus menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pembangunan rendah emisi, meningkatkan ketahanan menghadapi perubahan iklim, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan memberi manfaat bagi masyarakat.

Ajak warga mulai dari hal sederhana

Menurut Rahmad, menjaga kota tidak cukup mengandalkan program pemerintah. Perubahan justru dimulai dari kebiasaan sehari-hari warga.

Ia mengajak masyarakat menghemat listrik dan air, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah, menjaga ruang terbuka hijau, hingga tidak membuang sampah sembarangan.

“Cinta terhadap kota bukan hanya tentang bangga tinggal di Balikpapan. Cinta juga berarti menjaga apa yang kita punya agar tetap baik dan bisa dinikmati generasi berikutnya,” ujarnya.

Setelah lolos sebagai finalis nasional, Balikpapan berpeluang melaju ke tahap We Love Cities. Selanjutnya, tahapan dalam rangkaian OPCC ini mendorong partisipasi masyarakat untuk mendukung kota-kota yang berkomitmen pada aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Rahmad mengajak warga ikut meramaikan kampanye tersebut melalui media sosial dengan menggunakan tagar #WeLoveBalikpapan.

Namun, ia berharap semangat itu tidak berhenti di dunia maya.

“Balikpapan harus terus menjadi kota yang nyaman, hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Itu hanya bisa terwujud kalau pemerintah dan masyarakat berjalan bersama,” katanya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses