Balikpapan Tawarkan TPA Manggar Dalam The 3rd Indonesia Investment Day

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah kota Balikpapan tawarkan pengelolaan sampah Manggar kepada investor dalam The 3rd Indonesia Investment Day gelaran Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal Singapura dan Bank Indonesia yang dilaksanakan di Samarinda, Selasa (06/10/2020).

Pada kegiatan yang digelar dengan webinar ini pemerintah kota tawarkan pengelolaan persampahan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Manggar dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Proyek pengelolaan sampah tersebut telah melalui tahap kajian yang dilaksanakan pemerintah kota di tahun 2019.

“Kami proyeksikan nilai investasi untuk pengelolaan sampah mencapai Rp 180 miliar. Proyek ini akan mengedepankan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan dan memperpanjang usia TPAS Manggar,” kata Agus Budi Prasetyo- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kota Balikpapan.

Kata Agus menjelaskan, TPAS Manggar memiliki luas areal 49,89 hektare. Jumlah itu terdiri dari delapan zona landfill, yang mana baru 50 persen diantaranya difungsikan atau aktif. Kapasitas TPAS Manggar diproyeksikan hanya dapat menampung sampah hingga tahun 2025.

Adapun proyek yang diserahkan kepada investor mencakup design, build, operate and maintain pengelolaan persampahan. Pengelolaan nya dimulai dari proses pengangkutan, pemilahan, dan pemrosesan akhir sampah di TPAS Manggar.

“Sudah tidak mungkin lagi melakukan penambahan luas lahan, karena dapat meningkatkan biaya operasional. Dengan membangun infrastruktur dengan teknologi yang ada memperpanjang usia TPAS Manggar 20 tahun ke depan,” ujar Agus.

“Karena didesain ramah lingkungan, TPAS Manggar memperhatikan standar pelayanan dan pengendalian pencemaran sesuai dengan ambang batas yang telah dilakukan pemerintah,” ujarnya menambahkan.

Comments

comments

Baca juga ini :  Update 20 Mei 2021 : Bertambah 41 Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan, Waspadai Kasus Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.