BGN Minta Kepala Daerah Sidak SPPG, Kalau Perlu Pukul 2 Pagi

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) (foto : BGN)
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) (foto : BGN)

TAKALAR, Inibalikpapan.com – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta pemerintah daerah (pemda) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, bahkan meminta kepala daerah tidak ragu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG pada dini hari.

Menurutnya, sidak diperlukan untuk memastikan penyelenggaraan MBG berjalan sesuai standar, bukan sekadar memeriksa kondisi dapur ketika aktivitas pelayanan berlangsung.

“Oleh karenanya, kami memohon kepada kepala daerah, Pak Bupati dan seluruh Forkopimda, termasuk Pak Gubernur, kami mohon untuk semua dapur di wilayahnya diinspeksi secara berkala. Kalau perlu inspeksinya jam 2 pagi, jam 3 pagi,” tegas Sudaryono saat Peresmian SPPG Wilayah 3T, dalam siaran persnya,.

BGN Siapkan Checklist untuk Sidak SPPG

Sudaryono menegaskan, inspeksi tidak hanya ditujukan untuk melihat kondisi fisik dapur SPPG. Pemeriksaan juga harus mencakup berbagai aspek yang menentukan kualitas pelaksanaan MBG.

Untuk memudahkan pengawasan, BGN telah menyiapkan daftar periksa atau checklist yang dapat digunakan pemerintah daerah saat melakukan sidak.

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dapat disampaikan kepada BGN sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

“Nanti checklist-nya sudah kami siapkan. Jadi apa yang harus ada, apa yang enggak ada, itu dilaporkan sebagai bagian dari feedback kepada kami,” ujar Sudaryono.

Kebersihan hingga Keluhan Sekolah Harus Dicek

Menurut Sudaryono, pemerintah daerah perlu melihat secara langsung berbagai aspek operasional SPPG. Mulai dari kebersihan dapur, kedisiplinan pengelola, hingga keluhan yang muncul dalam pelaksanaan program.

Pengawasan juga perlu menyentuh sekolah penerima manfaat MBG agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Jadi bukan kok boleh sidak atau tidak boleh sidak, bukan. Tapi kami minta untuk disidak. Kebersihannya, kedisiplinannya, keluh-keluhannya, sekolahnya, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Pemda Diminta Jadi Pengawas Langsung MBG

BGN menilai keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan MBG. Dengan pengawasan langsung di daerah, persoalan di tingkat SPPG diharapkan dapat diketahui lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Karena itu, BGN tidak hanya memberikan ruang bagi kepala daerah untuk melakukan sidak, tetapi secara khusus meminta inspeksi dilakukan secara berkala.

Bahkan, waktu pemeriksaan tidak harus dilakukan pada jam kerja. Sidak dini hari dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memastikan kondisi SPPG secara lebih objektif.

Langkah tersebut menegaskan bahwa pengawasan terhadap dapur MBG kini tidak hanya menjadi tanggung jawab BGN. Pemda dan Forkopimda juga diminta turun langsung memastikan dapur SPPG memenuhi standar kebersihan, kedisiplinan, serta mampu memberikan layanan gizi yang sesuai bagi penerima manfaat.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses