BPPDRD Balikpapan Andalkan Data Real Time untuk Pantau Pergerakan Ekonomi Kota

Kepala BPPDRD Balikpapan Idham

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) terus memperkuat pengawasan ekonomi daerah dengan memanfaatkan sistem pemantauan berbasis data real time.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan aktivitas ekonomi di Kota Balikpapan dapat dipantau secara cepat sehingga kebijakan fiskal yang diambil pemerintah tetap tepat sasaran.

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham Mustari, mengatakan saat ini pihaknya rutin melakukan evaluasi harian terhadap perkembangan sejumlah sektor usaha yang menjadi penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, pola pengawasan berbasis data digital menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika ekonomi yang bergerak cepat.

“Kami memantau perkembangan ekonomi setiap hari agar pemerintah bisa lebih cepat mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan,” ujar Idham dikonfirmasi media, Minggu (17/52026).

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan terhadap berbagai sektor usaha seperti hotel, restoran, jasa, hingga perdagangan yang memiliki kontribusi terhadap penerimaan pajak daerah.

Melalui sistem digital, data transaksi dari sejumlah sektor usaha dapat dipantau secara otomatis sehingga pemerintah memiliki gambaran kondisi ekonomi secara lebih akurat.

“Dengan data real time, kami bisa melihat tren pertumbuhan maupun perlambatan sektor usaha lebih cepat dibandingkan cara konvensional,” katanya.

Idham menilai penggunaan teknologi digital membantu pemerintah daerah dalam menyusun strategi pengelolaan pendapatan yang lebih fleksibel dan adaptif.

Ketika terdapat sektor usaha yang mengalami penurunan aktivitas, pemerintah dapat segera melakukan evaluasi dan menyiapkan langkah penyesuaian agar kondisi usaha tetap terjaga.

Sebaliknya, sektor yang menunjukkan pertumbuhan juga dapat dioptimalkan potensinya secara proporsional tanpa memberatkan pelaku usaha.

“Pendekatannya harus seimbang. Pemerintah tetap menjaga iklim usaha tetap sehat, tetapi di sisi lain penerimaan daerah juga harus terjaga,” jelasnya.

Pemantauan dan Evaluasi

BPPDRD Balikpapan saat ini juga memanfaatkan dashboard digital yang menampilkan perkembangan ekonomi daerah secara visual untuk memudahkan proses pemantauan dan evaluasi kebijakan.

Menurut Idham, sistem tersebut membantu pemerintah melihat kondisi ekonomi kota secara lebih cepat dan efisien.

Selain mendukung penguatan PAD, pemanfaatan teknologi digital juga dinilai mampu meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah karena seluruh transaksi tercatat secara sistematis.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan optimistis penguatan sistem pengawasan ekonomi berbasis digital akan membantu menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan di tengah perkembangan ekonomi yang terus berubah.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses