BULOG Kaltimtara Salurkan 10.800 Ton Beras, Stok 15.129 Ton Disiapkan untuk Tahan Harga
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) terus menggelontorkan beras ke pasar untuk menahan tekanan harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Hingga September 2026, sebanyak 10.800 ton beras telah disalurkan melalui berbagai kanal distribusi. Intervensi dilakukan mulai dari pasar rakyat SP2KP, ritel modern, kios pangan pemerintah, hingga gerakan pangan murah yang digelar bersama pemerintah daerah maupun secara mandiri.
Langkah tersebut menjadi strategi BULOG untuk menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara, Musazdin Said, mengatakan intervensi tidak sekadar dilakukan dengan memantau harga. Ketika kebutuhan meningkat atau pasokan di pasar berkurang, BULOG langsung menambah distribusi.
“BULOG hadir langsung di pasar dan ritel modern. Kami salurkan beras agar pasokan tersedia dan harga tetap terjaga sesuai Harga Eceran Tertinggi. Jadi bukan hanya melihat, tetapi kami langsung melakukan intervensi dengan menambah pasokan. Sampai bulan September ini kami sudah salurkan 10.800 ton,†ujarnya.
Stok 15.129 Ton Jadi Modal Intervensi
Di tengah upaya menjaga harga, BULOG Kaltimtara masih memiliki cadangan sekitar 15.129 ton beras medium yang tersebar untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kaltim dan Kaltara. Selain itu, tersedia sekitar 427 ton beras komersial.
Besarnya stok tersebut menjadi ruang bagi BULOG untuk memperkuat distribusi ketika terjadi peningkatan permintaan maupun gejolak harga di pasar.
Musazdin mengatakan penguatan distribusi menjadi bagian penting untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan daya beli masyarakat.
BULOG secara berkala turun ke lapangan untuk memantau harga sekaligus memastikan tambahan pasokan dapat segera dilakukan apabila kebutuhan meningkat.
427 RPK di Balikpapan Perkuat Distribusi
Intervensi harga tidak hanya mengandalkan operasi pasar berskala besar. BULOG juga memperluas akses masyarakat melalui jaringan pengecer pangan.
Di Balikpapan, terdapat sekitar 427 Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi bagian dari jaringan distribusi BULOG.
Jaringan tersebut memungkinkan beras BULOG menjangkau konsumen lebih dekat sekaligus memperluas titik distribusi di tengah masyarakat.
Selain melalui mitra pengecer, operasi pasar juga dilakukan secara berkala bersama pemerintah daerah.
Kegiatan pada Sabtu, Minggu, dan Selasa dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan. Sementara pada Rabu dan Kamis, operasi pasar dilakukan melalui kelurahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pola tersebut diarahkan agar intervensi pasokan tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi menjangkau masyarakat di tingkat konsumen akhir.
BULOG Kawal Pasokan hingga Harga Konsumen
Dengan penyaluran yang telah mencapai 10.800 ton dan stok beras medium sekitar 15.129 ton, BULOG Kaltimtara memiliki instrumen untuk menjaga pasokan sekaligus meredam potensi tekanan harga beras di Kaltim dan Kaltara.
Musazdin menegaskan BULOG akan terus mengawal distribusi komoditas pangan agar berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
Bagi BULOG, ketersediaan stok bukan sekadar angka di gudang. Cadangan tersebut harus bisa digerakkan ketika pasar membutuhkan tambahan pasokan.
Karena itu, penguatan jaringan distribusi, operasi pasar, dan pemantauan harga terus dilakukan untuk memastikan beras tetap tersedia di tingkat konsumen dengan harga yang terkendali.
Penulis : Syarifuddin
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
