Home / IniADV-DPRD Balikpapan / Dewan Gelar RDP Taksi Online, Sepakat Bentuk Tim Terpadu

Dewan Gelar RDP Taksi Online, Sepakat Bentuk Tim Terpadu

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – DPRD, Pemerintah Kota Balikpapan dan sopir taksi online sepakat membentuk Tim terpadu dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang disaksikan Organisasi Angkutan Darat (Organda)

Tim terpadu untuk mengawasi keberadaan taksi online yang ada di Balikpapan. Pasalnya, kuota taksi online bersarakan Peraturan Kementerian Perhubungan hanya 150 unit namun jumlahnya justru jauh melebih.

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan Faisal Tola mengatakan, Tim Terpadu melibatkan Dinas Perhubungan, Satlantas dan organisasi taksi konvensional mengawasi jumlah taksi online yang beroperasi di Balikpapan

“Ya kita akan buat Tim Terpadu dan akan melibatkan semua pihak yang terkait dalam Tim Terpadu itu,” kata Faisal Tola.

Karena jumlah taksi online dibatasi, sehingga Faisal meminta pelaku usaha harus mendaftarkan agar segera mendaftarkan semua taksi online sesuai kuota paling lama Oktober tahun ini ke Dinas Perhubungan Kaltim.

Menurutnya, semua taksi online yang terdaftar ataupun beropreasi nantinya di beri stiker khusus. Sehingga jika ada taksi online yang beroperasi dan tidak terdaftar maka harus ditindak tegas.

“Kuotanya dibatasi 150 (unit) , kita mengacu pada Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 ada stikernya, diluar dai itu harus ditindak,” ujarnya.

“Jadi Dinas Perhubungan harus tegas dan pelaku usaha taksi online harus mendaftarkan ke Dinas Perhubungan Provinsi, kalau batas akhir memenuhi kuota pada Oktober nanti. Sedangkan terakhir pengurusan itu akhir September,’

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana juga sepakat membentuk Tim Terpadu. Termasuk akan bersikap tegas terhadap taksi online yang tidak terdaftar atau illegal beroperasi.

“Kita akan bentuk Tim Terpadu, nantinya kita bahas ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

“Kami sudah melakukan tugas dan baru ada 68 unit taksi online yang sedang mengurus izin operasional. Kalau yang berizin baru 13 unit dan kuota taksi online di kota ini kan 150 unit. Jadi masih ada slot yang harus di isi.”

Comments

comments

About glen

Check Also

Buah Ketekunan Sunarti dari Membatik, Masker Hingga Kepedulian pada Difabel

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Makin menjamurnya usaha kecil pembuatan masker rumahan, pelaku usaha dituntut makin kreatif …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.