Di Balikpapan Pencari Kerja Alami Penurunan, Milih Buka Usaha

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Balikpapan mencatat jumlah pencari kerja pada tahun 2022 menurun dibandingkan 2021. Data tersebut berdasarkan warga yang mencari pekerjaan di kota ini.

Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Ani Mufidah mengatakan, ada beberapa faktor penyebab berkurangnya jumlah pencari kerja. Sebagian telah terserap dunia kerja dan lainnya memilih untuk membuka usaha sendiri. Pasalnya kota Balikpapan merupakan kota jasa, industri dan perdagangan.

“Pada Desember 2021 jumlah pencari kerja sebanyak 4.000 orang atau mengalami penurunan sebanyak 481 orang dari 2022 yang jumlahnya 3.519 orang,” kata Ani Mufidah saat dikonfirmasi Inibalikpapan.com, Jumat (15/4/2022).

Menurutnya, meski demikian untuk data tersebut angkanya naik turun setiap hari. Para pencari kerja akan datang ke Disnaker untuk mengurus kartu kuning guna melamar pekerjaan.

“Pengurusan kartu kuning salah satu upaya kami untuk mengetahui jumlah para pencari kerja di Kota Balikpapan,” imbuhnya. 

Ia mengatakan, apabila pihaknya mendapatkan informasi tentang adanya lowongan pekerjaan di Kota Balikpapan. Biasanya, pihaknya langsung mengumumkan melalui media sosial (medsos) baik melalui Instagram, dan Telegram.

“Para pencari kerja ini, memiliki group telegram. Selain itu, kami membagi informasi lowongan kerja di medsos, kita juga share info lowongan kerja di group tersebut. Sama halnya seperti informasi jika ada pelatihan-pelatihan kami share juga ke group tersebut,” ujarnya.

“Penurunan jumlah pencari kerja di kota Balikpapan ini, juga diakibatkan seiring dengan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang makin melandai. Sehingga membuat sejumlah perekonomian mulai membaik,” terangnya.

Dirinya menambahkan, jadi saat ini hotel-hotel sudah mulai ramai kembali, sehingga banyak tenaga kerja terserap di situ.

“Pada bursa kerja kami pun menginginkan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja memprioritaskan warga Kota Balikpapan sesuai kriteria yang diinginkan. Kami berharap pencari kerja bisa terserap ke berbagai perusahaan yang ada di kota Balikpapan,” harapnya.

Baca juga ini :  Berikut 22 Tersangka Dalam Kasus OTT KPK di Probolinggo, 20 Orang Berstatus ASN

Dia mengatakan, sejak pandemi covid-19 ada beberapa beberapa program yang dilakukan khususnya untuk kmeningkatkan kualitas SDM Diantaranya menggelar pelatihan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kaltim.

“Ada beberapa langkah-langkah yang telah kita lakukan untuk menggelar pelatihan dengan BLK dan kerjasama dengan BLK Medan, jadi kita tidak hanya harapkan BLK di Provinsi kita mencoba untuk keluar,” ujarnya.

“Tahun 2022 juga kita tetap akan melaksanakan’kerjasama untuk program pelatihan. Karena Balikpapan dianggap sukses,” tambah Ani. 

Kata dia, pihaknya juga selalu monitoring lowongan-lowongan pekerjaan yang tersedia. Termasuk meminta agar perusahaan lebih memprioritaskan warga Kota Balikpapan. Sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial.

“Perusahaan–perusahan di Balikpapan yang membuka lowongan kerja kita pantau. Kita mengharapkan diaharapkan diprioritaskan warga Kota Balikpapan,” tukasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.