Dinas Lingkungan Hidup Kota dan Pertamina Berkolabirasi Uji Emisi di Halaman Depot LPG

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Selama tiga hari Dinas Lingkungan Hidup kota melakukan uji petik emisi gas buang kendaraan.

Pelaksanaan uji emisi bekerjasama dengan dealer kendaraan di Balikpapan, Poltekba, Pertamina Balkpapan, Polantas dan Dishub kota ikut mendukung pelaksanaan uji emisi kendaraan roda empat.

Sejak Rabu kemarin uji emisi gas buang kendaraan roda empat ini dilakukan di halaman kantor Telkom MT Haryono dan Embarkasi Haji Batakan. Pada hari ini (18/5/2017) dilaksanakan di Area parkir depot LPG Pertamina, jalan Yos Sudarso.

Kordinator Uji Emisi Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Jen Supriyanto mengatakan sampai hari ini sudah lebih dari 1215 kendaraan yang melakukan uji emisi dari target 1500 kendaraan.

“Dari jumlah itu 1092 lulus uji. Bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi kita rekomendasi untuk melakukan perawatan berkala, ” tutur Jen (18/5/3017).

Uji petik (spot check) emisi kendaraan bermotor dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri LH Nomor 5 tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor lama serta mendukung Program Langit Biru Kementerian Lingkungan Hidup.

” Posisi kita tidak dalam mengambil tindakan melakukan Edukasi dan kampanye tentang penting kesadaran ikut menjadi kualitas udara kota,” tambahnya.

Area Manager Communication & Relation Kalimantan Alicia Irzanova menambahkan kegiatan uji emisi di halaman parkir depot LPG dimulai pukul 08.00-16.00 WITA. pelaksanaan uji juga dibantu personil Satlantas Balikpapan dan Dishub Kota Balikpapan mengarahkan kendaraan yang akan diuji dari arah jalan ke area uji hingga mengarahkan kembali ke jalan raya.

Menurutnya lulus atau tidaknya kendaraan dalam uji emisi ini didasari oleh nilai ambang batas emisi yang dimiliki oleh masing-masing kendaraan. Banyak faktor yang mempengaruhi di antaranya perawatan mobil dan jenis BBM yang digunakan.

Baca juga ini :  Ini Cara Jitu Versi DLH Atasi Banjir Balikpapan

“Produsen kendaraan masa kini telah mensyaratkan penggunaan BBM dengan angka oktan minimal 90. Untuk itu Pertamina hadir dengan berbagai pilihan produk di antaranya Pertalite dan Pertamax. Perkembangan penjualannya pun semakin baik menandakan masyarakat sudah mulai sadar untuk memilih BBM yang baik bagi kendaraannya”, imbuh Alicia.

Uji petik (spot check) kendaraan bermotor dimaksudkan sebagai upaya sosialisasi, pemantauan, dan pengendalian pencemaran udara sekaligus pelayanan kepada masyarakat serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas udara yang baik. Upaya mendapatkan data-data emisi gas buang kendaraan bermotor yang melalui jalan raya sebagai wujud kepedulian dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari polusi udara lainnya menjadi salah satu alasan kegiatan ini digelar.

“Pertamina sangat mendukung kegiatan yang berbasis kepedulian lingkungan sekaligus mendukung program Adipura, program Langit Biru, Status Lingkungan Hidup Kota Balikpapan dan Program Environmental Sustainable City.” Tambah Alicia

Dampak emisi gas buang yakni menyebabkan tekanan darah tinggi,mata perih, menurunkan tingkat kecerdasan, pusing, tenggorokan gatal,batuk-!batuk,gangguan jantung, asma, kanker,paru-paru, gangguan fungsi ginjal dan mengurangi fungsi reproduksi.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.