Disporapar Balikpapan Minta IPF Bidik Bibit Atlet Pickleball dari Sekolah
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pengurus Cabang Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kota Balikpapan periode 2026-2030 resmi dilantik. Kepengurusan baru ini ditargetkan tak sekadar memperkenalkan pickleball kepada masyarakat, tetapi juga membangun pembinaan atlet sejak usia dini.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal bagi pengurus IPF untuk menjalankan program pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, pickleball punya peluang besar berkembang di Balikpapan. Olahraga ini memadukan unsur permainan tenis, badminton, dan tenis meja sehingga cukup mudah diperkenalkan kepada berbagai kelompok usia.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab untuk membawa olahraga pickleball semakin berkembang, memasyarakat, dan berprestasi di Kota Balikpapan,” ujar Ratih saat pelantikan Pengurus Cabang IPF Kota Balikpapan, Jumat (2/10/2026).
Ratih mendorong pengurus IPF di bawah kepemimpinan Sofyan, SE, M.Si segera menyusun program kerja yang konkret dan terukur. Salah satu langkah yang dinilai penting yakni memperluas pengenalan pickleball ke sekolah-sekolah dan komunitas.
IPF Diminta Fokus Jaring Bibit Atlet Sejak Usia Dini
Pembinaan juga diminta dimulai sejak usia dini. Langkah ini dinilai penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan bibit-bibit atlet potensial secara lebih sistematis.
“Fokuskan pada pemasyarakatan olahraga ini ke sekolah-sekolah dan komunitas, serta pembinaan usia dini guna menjaring bibit-bibit atlet berprestasi,” katanya.
Ratih menegaskan, pembinaan tidak cukup hanya mengejar bertambahnya jumlah pemain. Lebih jauh, program IPF diharapkan mampu melahirkan atlet yang nantinya bisa membawa nama Balikpapan dalam berbagai ajang kompetisi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, IPF juga diminta memperkuat sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi diperlukan untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat, mulai dari pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi hingga peningkatan prestasi olahraga daerah.
Pemerintah Kota Balikpapan, kata Ratih, berkomitmen mendukung pengembangan kepemudaan dan olahraga. Dukungan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peran masing-masing organisasi olahraga dalam mengembangkan cabang olahraga yang dinaunginya.
Kepada jajaran pengurus IPF yang baru dilantik, Ratih berpesan agar roda organisasi dijalankan dengan menjaga kekompakan, transparansi dan integritas.
“Selamat bekerja dan selamat mengabdi. Jaga selalu kekompakan, transparansi, dan integritas dalam menjalankan roda organisasi,” tuturnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026-2030, IPF Balikpapan diharapkan mampu membangun jalur pembinaan yang jelas, mulai dari memperkenalkan pickleball kepada pemula hingga mencetak atlet yang siap bersaing di level kompetitif.
Pengembangan pickleball pun diharapkan tak berhenti pada banyaknya pertandingan yang digelar. Lebih dari itu, olahraga ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda Balikpapan untuk belajar disiplin, mengembangkan potensi dan mengejar prestasi.***
Penulis: Samsul
Editor: Rizki
BACA JUGA
