GP Ansor Beri Pelatihan Pendampingan UMKM kepada Pengurus

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Adanya pandemi Covid-19 memang tidak dipungkiri juga berdampak bagi segi perekonomian, tidak sedikit mereka yang pekerah di PHK oleh perusahaan. Untuk iti Gerakan Pemuda Ansor Kaltim melakukan Pelatihan Pendampingan UMKM, Sabtu (4/12/2021).

Wakil Sekjen pimpinan pusat gerakan anshor Bidang Ekonomi, Addin Jauharudin mengatakan, kegiatan yang dilaksanakam di Balikpapan ini merupakan kegiatan yang ke-30 dari rencana 34 kegiatan yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia. 

“Harapannya adalah dengan situasi pandemi covid-19 yang selama dua tahun ini setidaknya ansor harus bangkit, dengan cara kita kasih motivasi pelatihan ke wirausahaan,” ujar Addin Jauharudin kepada media, Sabtu (4/12/2021).

Addin menambahkan, yang kedua dengan cara menjual prodak-prodak, pembiayaan KUR UMKM melalui bank, kembangkan 1000 pertashop di seluruh indonesia, yang mudah-mudahan dengan cara ini maka membantu mereka yang terkena PHK bisa mencari alternatif usaha lain yang kita tawarkan biar tumbuh dan semangat kembali. 

“Tahapan pertama kita memotivasi internal dulu, karena bicara soal ansor ya bicara soal pribadinya dan lingkungan keluarganya, kita ingin prodak-prodak ini tidak hanya dinikmati pengurus tapi juga keluarga besarnya,” akunya. 

Dikatakan Addin, kalau data jumlah UMKM yang terlibat belum ada secara pasti, tapi secara berjalan akan disebarkan google foam untuk pendataan UMKM. Dan di klasifikasi baik itu sudah punya badan usaha maupun individu.

“Yang paling penting kita ingin tahu seberapa besar jaringan usaha dari sahabat sahabat ansor ini,” akunya. 

“Untuk di Kaltim ini produk UMKM mulai dari kelontongan, usaha batu bara, sawit,” tambahnya. 

Diharapkan pasca pelatihan dua bulan ini, kedepan para UMKM ini sudah terintegerasi dan platfoamnya sudah diselesaikan, sehingga pelaku UMKM seluruh indonesia bisa saling terkoneksi. 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.