Hari Dokter Nasional, IDI Balikpapan Buka Layanan Kesehatan Gratis di Dome

Ketua IDI Cabang Balikpapan, Andi Sri Juliarty
Ketua IDI Cabang Balikpapan, Andi Sri Juliarty

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Balikpapan bakal menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam puncak peringatan Hari Dokter Nasional 2026 di Dome Balikpapan, 25 Oktober mendatang.

Tak sekadar seremoni, kegiatan ini melibatkan sejumlah perhimpunan dokter spesialis. Masyarakat nantinya bisa memanfaatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis jantung, paru, mata, hingga kulit.

Ketua IDI Cabang Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan peringatan Hari Dokter tahun ini mengusung tema nasional “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa dan Negara.”

Tema tersebut diterjemahkan IDI Balikpapan melalui dua fokus utama, yakni meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dokter serta memperluas pengabdian kepada masyarakat.

“Untuk IDI berkemajuan, kami mengimplementasikannya melalui kegiatan ilmiah yang mengasah kembali pengetahuan dan keterampilan dokter,” kata Andi Sri Juliarty.

Salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan ilmiah ialah perkembangan pelayanan penyakit jantung di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Agenda ini dikemas dalam webinar dan menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan layanan jantung di daerah.

Pembahasan tersebut juga sejalan dengan telah diresmikannya gedung layanan jantung di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Sasar 12 SMP di Balikpapan

Tak hanya menyasar kalangan dokter, rangkaian peringatan Hari Dokter Nasional juga menyentuh lingkungan sekolah melalui program IDI Go to School.

Sebanyak 12 SMP di Balikpapan menjadi sasaran program yang menyasar siswa kelas IX tersebut. Para dokter tak hanya memperkenalkan profesi kedokteran, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Materi yang disiapkan di antaranya kesehatan jiwa anak dan kesehatan reproduksi.

“Kami berharap semakin banyak putra daerah Balikpapan yang tertarik menjadi dokter. Selain itu, kami juga memberikan materi kesehatan sesuai kebutuhan sekolah,” ujarnya.

Latih Pengurus Tempat Ibadah Hadapi Kondisi Darurat

Pengabdian masyarakat juga dilakukan di sejumlah tempat ibadah. IDI Balikpapan menyiapkan pelatihan pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar.

Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung di Balikpapan Islamic Center, tempat ibadah umat Buddha yang dikoordinasikan Walubi, serta Gereja Bethany.

Sasarannya adalah para pengurus tempat ibadah. Mereka akan dibekali kemampuan memberikan pertolongan awal saat terjadi kondisi kegawatdaruratan, termasuk serangan jantung, sebelum korban mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Selain kegiatan sosial dan ilmiah, IDI Balikpapan juga menyiapkan kegiatan olahraga bersama. Padel, bulu tangkis, senam Tai Chi, dan jalan sehat menjadi sejumlah agenda yang disiapkan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan para dokter.

Seluruh rangkaian kegiatan akan bermuara pada puncak peringatan Hari Dokter Nasional di Dome Balikpapan pada 25 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, stan pelayanan kesehatan gratis akan dibuka dengan melibatkan sejumlah dokter spesialis. Masyarakat dapat mengakses layanan dari bidang jantung, paru, mata, kulit, dan sejumlah layanan kesehatan lainnya.

Andi menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Kehadiran dokter di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari semangat pengabdian IDI.

“Pengabdian ini kami ingin benar-benar dirasakan masyarakat. Karena profesi dokter bukan hanya tentang memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir dan memberikan edukasi serta pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, IDI Balikpapan ingin menjadikan Hari Dokter Nasional sebagai momentum untuk memperkuat kompetensi dokter sekaligus memperluas akses dan manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.***

Penulis: Samsul
Editor: Rizki

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses