Haul Akbar KH Ahmad Syarwani Zuhri: Wali Kota Rahmad Mas’ud Ajak Jamaah Teladani Akhlak Ulama
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ribuan jamaah dari berbagai penjuru memadati Pondok Pesantren Al Islami Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Kilometer 19,5, Minggu (11/1/2026).
Kehadiran massa dalam jumlah besar tersebut bertujuan untuk mengikuti Haul Akbar Almaghfurlah Al ‘Allamah KH Ahmad Syarwani Zuhri, sosok ulama kharismatik yang menjadi panutan masyarakat Kalimantan Timur.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, turut hadir di tengah para habaib, ulama, dan tokoh masyarakat untuk memberikan penghormatan sekaligus mengenang jasa-jasa almarhum dalam syiar Islam.
Refleksi Spiritual dan Teladan Keikhlasan
Dalam sambutannya yang penuh khidmat, Wali Kota Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa penyelenggaraan haul ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah ruang spiritual untuk merefleksikan kembali nilai-nilai keilmuan dan perjuangan para pendahulu.
“Haul ini adalah sarana refleksi untuk meneladani perjuangan, keilmuan, serta akhlak mulia para pendahulu kita. Cinta yang diajarkan para ulama diwujudkan dalam keteladanan, pengorbanan, dan keikhlasan membimbing umat,” ujar Rahmad Mas’ud.
Ia menambahkan bahwa sosok KH Ahmad Syarwani Zuhri telah meninggalkan warisan intelektual dan moral yang sangat berharga bagi warga Balikpapan melalui pondok pesantren yang beliau asuh.
Peran Strategis Pesantren dalam Moralitas Umat
Wali Kota juga menekankan pentingnya peran pondok pesantren sebagai benteng moralitas bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan keagamaan guna mencetak generasi yang religius dan berakhlak mulia.
“Pondok pesantren dan ulama memiliki peran strategis dalam membangun peradaban serta menanamkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.
Acara yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut diisi dengan pembacaan tahlil, doa bersama, dan tausiyah yang menggugah hati. Meskipun jamaah membludak hingga ke luar area utama, rangkaian acara berjalan tertib dan penuh ketenangan.
Melalui haul ini, diharapkan semangat persatuan umat di Kota Balikpapan semakin kuat, dengan menjadikan kecintaan kepada ulama sebagai energi positif dalam membangun daerah.
BACA JUGA
