Jaga Stabilitas Inflasi, TPID Kolaborasi dengan MUI

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Guna menjaga inflasi yang rendah dan stabil, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan kembali menyelenggarakan Ulama Peduli Inflasi (UPI).

Program UPI dibuka wali kota Rizal Effendi di Balikpapan Islamic Center oleh Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi selaku Ketua TPID, dibuka pada hari Jumat (9/4/2021).

Pembukaan UPI dihadiri secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Sri Darmadi Sudibyo selaku Wakil Ketua TPID, Ketua MUI Balikpapan K.H Hasyim Palanju, Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Johan Marpaung, Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Darmuji, Kepala Perum Bulog Wilayah Kaltim dan Kaltara, Arrahim K. Kanam, pengurus MUI Balikpapan serta 50 orang ustadz dan ustadzah di Kota Balikpapan.

“Program Ulama Peduli Inflasi merupakan kolaborasi TPID Kota Balikpapan bersama MUI Kota Balikpapan tujuannya untuk menyampaikan himbauan melalui media dakwah kepada masyarakat agar berbelanja secara bijak khususnya di bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri,” ujar Rizal Effendi.

Rizal juga memberikan apresiasi kepada MUI atas kerjasama yang baik dalam menyerukan belanja bijak kepada masyarakat. Sementara, dalam paparannya Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan 5 cara cerdas dan bijak berbelanja yaitu belanja sesuai kebutuhan, membuat daftar belanja yang diperlukan, membandingkan harga untuk memperoleh harga terbaik,.

“Serta mencari barang pengganti jika barang yang diinginkan mahal dan tidak menimbun makanan,” kata Sudibyo. Selain itu, di tengah pandemi covid-19, disampaikan pula, cara bertransaksi secara non tunai menggunakan QRIS agar lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CeMuMuAH). “Transaksi non tunai juga memudahkan pencatatan keuangan sehingga turut mendukung bijak berbelanja,” akunya.

Selain dalam berbelanja, penggunaan QRIS juga dapat diterapkan untuk kepentingan sosial keagamaan yaitu memudahkan pengumpulan dan pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah(ZIS). Transaksi menggunakan QRIS memiliki keunggulan dapat dilakukan dimana saja, kapan saja.

Baca juga ini :  Ini Penyebab Bandara Sepinggan Balikpapan Tergenang Air

“Daru sisi masjid dan musholla dapat memberikan kemudahan dimana seluruh transaksi ZIS dapat tercatat,” ujarnya.

Dalam acara ini, Bank Indonesia juga menyalurkan Program Bantuan Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa bantuan safari dakwah, sebaran belanja bijak, paket sembako dan rapid test antigen kepada pemuka agama yang pendapatannya terdampak covid-19.

PSBI berupa paket sembako merupakan bentuk sumbangsih Bank Indonesia untuk meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat khususnya di tengah pandemi. Sementara penyaluran PSBI berupa rapid test antigen bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid di wilayah Kota Balikpapan. Selanjutnya, Bank Indonesia melalui TPID Kota Balikpapan akan terus memantau perkembangan harga komoditas khususnya pangan strategis dan menjaga kestabilan inflasi melalui strategi 4K.

“Strategi 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersedian Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif untuk mengawal agar inflasi Kota Balikpapan terjaga dalam tingkat yang rendah dan stabil,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.