Jelang Berakhirnya Kepemimpinan Rizal, Balikpapan Belum memiliki Terminal Kota

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com —  Hingga jelang berakhirnya masa bakti walikota dan wakil walikota Balikpapan 2015-2020, kota Balikpapan hingga kini belum memiliki terminal kota tipe C. Padahal alam Rencana Strategis walikota  2015-2020, pembangunan terminal menjadi bagian dari komitmen kepala daerah.

Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan pihaknya sudah mengusulkan agar Balikpapan segera membangun terminal kota, apalagi usulan pembangunan terminal ini sudah masuk dalam rencana strategis (renstra) 2015-2020 Walikota Balikpapan beberapa waktu lalu.

“Kami berharap pembangunan terminal kota segera terwujud, sehingga keluhan-keluhan warga yang bermukim di sekitar Terminal Balikpapan Permai bisa segera teratasi,” katanya (20/10/2019).

Kota Balikpapan emmang memiliki fasilitas yang lengkap seperti Pelabuhan, bandara Internasional, jalan tol namun belum memiliki terminal kota.  Sedangkan keberadaan terminal BP lebih pada sub terminal yang lahanya merupakan milik swasta.

Sudirman Djayaleksana menjelaskan  terminal terbagi atas tiga kategori terminal Tipe A merupakan terminal antar provinsi, terminal tipe b antar kota dalam provinsi dan Tipe c terminal kota yang melayani angkot.

“Khusus untuk Balikpapan, Terminal kota belum ada, sementara untuk terminal Balikpapan Permai, sejatinya itu bukan terminal melainkan hanya sub terminal,” jelasnya.

Pihaknya sudah mengusulkan agar terminal kota ini segera dibangun, salah satu kawasan yang ideal berada di jalan Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan.  Lanjutnya kajian  Fesibility Study (FS) sudah ada.

“Kalau FS nya sudah ada, saat ini kami lagi menyusun kajian ekonominya,apakah kawasan tersebut cocok atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya membangun terminal kota, membutuhkan lahan sekitar 5 hektar. Luasan  lahan tersebut sudah untuk fasilitas-fasilitas penunjang terminal, seperti kios-kios untuk berjualan dan fasilitas lainnya. “Mudah-mudahan anggaran pembangunan terminal bisa diakomodir, sehingga kesemrautan di terminal BP bisa teratasi,”harapnya.

Baca juga ini :  Kemenkes Sasar 67 Juta Anak Ikuti Vaksin MR, Jika Tercover Ibu Hamil Akan Aman

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.