Kemarau Panjang Balikpapan Tingkatkan Risiko Karhutla, Warga Diminta Waspada Buka Lahan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kemarau panjang yang melanda Balikpapan membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat membuka atau membersihkan lahan.
Pesan itu disampaikan Rahmad saat menerima kunjungan tim yang hampir sebulan berada di Balikpapan untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah kebakaran.
“Karena kemarau panjang ini tentunya kita harus lebih waspada dan lebih berhati-hati dalam pembukaan lahan,” ujar Rahmad.
Menurutnya, cuaca yang semakin kering membuat risiko kebakaran lebih tinggi. Karena itu, pemerintah terus menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memahami cara mencegah munculnya titik api sejak dini.
Rahmad mengungkapkan, sejumlah kebakaran skala kecil masih ditemukan di lapangan. Ia menilai, sebagian kasus terjadi karena kurangnya pengetahuan atau kewaspadaan masyarakat.
“Kalau ada kebakaran kecil-kecil, mungkin karena ketidaktahuan. Itu terus kita sosialisasikan untuk menjaga tetap kondusif Balikpapan,” katanya.
Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman setelah api muncul. Upaya pencegahan lewat edukasi dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Warga Diminta Segera Laporkan Titik Api
Rahmad juga mengapresiasi warga yang selama ini ikut menjaga lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menekan risiko karhutla.
Pemerintah Kota Balikpapan pun mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara yang berpotensi memicu api. Warga juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api atau kebakaran agar bisa ditangani lebih cepat sebelum meluas.***
Penulis: Samsul
Editor: Rizki
BACA JUGA
