Kendal Tornado FC Waspadai Renan Alves dan Bayu Pradana Jelang Hadapi Barito Putera

Renan Alves (Foto: @psbaritoputeraofficial/Instagram)
Renan Alves (Foto: @psbaritoputeraofficial/Instagram)

KENDAL, Inibalikpapan.com — Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, memberi perhatian khusus kepada dua pemain PS Barito Putera, Renan Alves dan Bayu Pradana, jelang pertemuan kedua tim pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026).

Stefan menilai Renan Alves dan Bayu Pradana memiliki kemampuan menjadi pembeda dalam pertandingan. Karena itu, keberadaan kedua pemain tersebut menjadi salah satu perhatian utama Kendal Tornado FC sebelum menghadapi Laskar Antasari.

“Tapi saya lihat di sana ada pemain-pemain yang biasa menjadi pembeda di pertandingan seperti Renan Alves, dia punya Bayu Pradana. Itu juga yang buat kami bahwa Barito Putera masih berbahaya sama seperti musim-musim sebelumnya,” kata Stefan, dikutip dari laman I League.

Menurut Stefan, Barito Putera tetap memiliki karakter permainan yang berbahaya. Terlebih, tim asuhan Hendri Susilo dinilai mengandalkan pertahanan yang kompak sebelum mencari peluang melalui serangan balik.

“Saya pikir Barito tetap diisi dengan muka-muka lama, terus dengan gaya main yang sama. Memang adanya Coach Hendri Susilo, mereka lebih mengedepankan compact defense lalu melakukan counter attack,” ujarnya.

Karena itu, Kendal Tornado FC dituntut menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Stefan tidak ingin anak asuhnya memberikan ruang kepada pemain Barito Putera untuk mengembangkan permainan, terutama pemain yang memiliki kemampuan menciptakan perbedaan.

Pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang pertama Kendal Tornado FC pada musim 2026/27. Meski harus berlangsung tanpa penonton karena Stadion Sriwedari merupakan kawasan cagar budaya, Stefan memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu fokus tim.

“Kalau tanpa penonton, menurut saya tidak terlalu masalah. Musim lalu kami juga sudah pernah bermain dalam situasi seperti ini, jadi saya sudah cukup terbiasa,” katanya.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses