Korban Tragedi KM Virgo Terus Ditemukan, Sebagian Besar dari Bangkai Kapal
BANJARMASIN, inibalikpapan.com – Penemuan korban KM Virgo Transport 8 terus bertambah dalam operasi pencarian di Laut Jawa dan perairan Kalimantan Tengah. Dalam dua hari, tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi puluhan korban, termasuk dari dalam bangkai kapal.
Pada Kamis (24/9), tim SAR gabungan mengevakuasi 14 korban dari bangkai KM Virgo Transport 8. Korban ditemukan dalam tiga kali penyelaman.
Penyelaman pertama dimulai pukul 09.55 WITA dan menghasilkan tujuh korban. Pada penyelaman kedua pukul 12.13 WITA, satu korban kembali dievakuasi. Enam korban lainnya ditemukan dalam penyelaman ketiga pukul 15.05 WITA.
Korban ditemukan di sejumlah ruangan di dalam kapal. Tim penyelam harus memecahkan kaca ruangan untuk membuka akses menuju lokasi korban.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan kondisi bawah laut yang lebih mendukung membantu proses pencarian.
“Teman-teman tadi pagi turun itu sebenarnya memang jernih dan arus juga relatif rendah,” kata Yudhi dalam evaluasi operasi, Kamis malam.
Meski angin di permukaan laut masih cukup kencang, kondisi di bawah permukaan relatif lebih tenang. Seluruh korban yang ditemukan dari bangkai kapal kemudian dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju Lanud Sjamsudin Noor.
Pada Jumat (25/9), pencarian kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan 11 korban dalam perkembangan operasi hari itu, terdiri dari lima korban di badan KM Virgo Transport 8 dan enam korban di kawasan perairan Kalimantan Tengah.
Satu dari enam korban di perairan Kalteng ditemukan di kawasan Pantai Perlu. Lokasi tersebut berada di wilayah terpencil dengan medan yang sulit dijangkau kendaraan darat.
Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan metode evakuasi korban mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan personel.
Tim sempat mempertimbangkan penggunaan helikopter untuk membawa jenazah dari Kalimantan Tengah ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Namun, rencana itu dibatalkan karena risiko kabut asap.
“Kita mempertimbangkan penggunaan helikopter untuk angkut jenazah dari Kalimantan Tengah ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tapi karena risiko tebalnya kabut asap maka kita memutuskan menggunakan jalur darat,” ujar I Putu.
Dengan tambahan 11 korban tersebut, total korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan mencapai 161 orang. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, sementara 53 orang meninggal dunia.
Jumlah tersebut menyisakan sekitar 82 orang yang belum ditemukan, jika mengacu pada manifest kapal yang mencatat 243 penumpang.
I Putu mengatakan evaluasi operasi SAR gabungan tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel, baik yang bekerja di laut dan bawah laut, udara, maupun darat.
Setiap metode pencarian dan evakuasi, kata dia, harus memperhitungkan kondisi medan dan risiko agar tidak membahayakan personel yang terlibat dalam operasi.***
Penulis: Donny M.
Editor: Donny
BACA JUGA
