Gedung KPK

KPK Telusuri Dugaan Suap Jual Beli Jabatan dengan Tersangka Bupati Nonaktif Pemalang

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – KPK kini telesuri dugaan aliran uang yang diterima Bupati Pemalang nonaktif Mukti Agung Wibowo dalam kasus dugaan jual beli jabatan. Sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pemaiang diperiksa KPK dalam kasus tersebut.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran uang yang diterima tersangka Bupati Pemalang nonaktif, Mukti Agung Wibowo dari sejumlah ASN agar dapat mengisi sejumlah jabatan baru.

Mukti kekinian sudah ditahan dalam operasi tangkap tangan kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang. Diantaranya Kepala Pasar Pemalang Patoni; Camat Bantar Bolang Waluyo.

Lalu PNS Misdiyanto; Supir Staf Bagian Umum Sekda Pemalang Danny; Ab Yulianto Wiraswasta. Mereka diperiksa sebagai saksi.

“Dugaan adanya aliran uang untuk tersangka MAW (Mukti Agung Wibowo) dari pemberian beberapa ASN yang akan di promosikan untuk jabatan tertentu,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

“Dikonfirmasi pula adanya penerimaan uang dari pihak swasta untuk tersangka MAW,” lanjut Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).

Dalam kasus ini, selain menetapkan Bupati Mukti sebagai tersangka, KPK juga telah menetapkan Komisaris PD Aneka Usaha (AU) Adi Jumal Widodo Adi merupakan orang kepercayaan Bupati Mukti.

Sedangkan sebagai pemberi suap, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Slamet Masduki (SM); Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sugiyanto (SG); Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yanuarius Nitbani (YN); dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Mohammad Saleh (MS).

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK telah menyita uang yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Barang bukti yang disita itu dalam bentuk uang tunai serta disimpan di sebuah rekening bank.

Bupati Mukti Agung juga mematok bagi para pejabat yang ingin mengisi posisi jabatan di Pemkab Pemalang dengan harga bervariasi mulai dari Rp60 juta sampai Rp350 juta.

Baca juga ini :  PPKM Darurat Diterapkan, Begini 12 Poin Intruksi Mendagri untuk Daerah

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, enam tersangka yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan ini ditahan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.