Leo Carnando/Daniel Marthin Raih Medali Emas Asian Games 2026

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (foto : PBSI)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Tak datang sebagai pasangan yang paling diunggulkan, Leo Carnando/Daniel Marthin justru menjadi juara Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Ganda putra Indonesia itu merebut medali emas setelah menaklukkan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam pertarungan sengit tiga gim.

Bertanding di partai final, Leo/Daniel harus melewati duel ketat sebelum memastikan kemenangan dengan skor 19-21, 21-13, 21-18.

Kemenangan tersebut menjadi kejutan tersendiri karena Liang Wei Keng/Wang Chang merupakan pasangan peringkat tiga dunia BWF.

Leo/Daniel sempat kehilangan gim pertama. Namun, mereka bangkit dan tampil lebih agresif pada dua gim berikutnya hingga membalikkan keadaan dan mengunci medali emas.

Emas ini sekaligus menjadi bukti bahwa pasangan yang baru kembali dipasangkan tersebut mampu bersaing di level tertinggi.

Daniel Marthin sebelumnya sempat menepi karena mengalami cedera panjang. Sementara Leo Carnando sebelumnya berpasangan dengan Bagas Maulana, tetapi kombinasi tersebut belum mampu memberikan hasil besar di pentas internasional.

Kembali dipasangkan, Leo/Daniel justru langsung menunjukkan taringnya di Asian Games 2026.

Singkirkan Nomor 1 Dunia di Semifinal

Perjalanan Leo/Daniel menuju podium tertinggi juga tidak mudah.

Di semifinal, mereka lebih dulu membuat kejutan besar dengan menyingkirkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-11, 21-14.

Hasil itu menjadi sinyal kuat sebelum mereka menghadapi Liang/Wang di final.

Pada partai puncak, Leo/Daniel kembali menunjukkan mental bertandingnya. Sempat tertinggal setelah kalah 19-21 pada gim pertama, mereka mampu mengambil alih permainan pada gim kedua dan menang 21-13.

Pertarungan penentuan berlangsung ketat. Leo/Daniel akhirnya mampu menjaga keunggulan dan menutup gim ketiga dengan skor 21-18.

Jejak Marcus/Kevin di Asian Games

Medali emas Leo/Daniel juga membawa mereka mengikuti jejak ganda putra legendaris Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang sebelumnya meraih emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Bagi Indonesia, emas Leo/Daniel menjadi emas kedua dari cabang bulu tangkis pada Asian Games 2026.

Sebelumnya, tim beregu putra Indonesia lebih dulu merebut emas setelah mengalahkan China dengan skor 3-2.

Dengan tambahan emas Leo/Daniel, bulu tangkis memberikan kontribusi besar terhadap perolehan medali Kontingen Indonesia.

Amri/Nita Sumbang Medali Perak

Selain emas dari Leo/Daniel, Indonesia juga menambah koleksi medali dari nomor lainnya.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Fikri, yang berstatus peringkat dua dunia BWF, meraih medali perunggu.

Fajar/Fikri terhenti di semifinal setelah kalah dari Liang Wei Keng/Wang Chang dalam pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21.

Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyumbangkan medali perak dari nomor ganda campuran.

Mereka harus mengakui keunggulan pasangan China peringkat dua dunia, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, setelah kalah 19-21, 8-21.

Indonesia sebelumnya juga telah mengamankan dua medali perunggu melalui tunggal putra Alwi Farhan dan tim beregu putri.

Dengan demikian, cabang bulu tangkis menjadi salah satu penyumbang penting medali Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses