Rahmad Mas'ud

Lurah Diingatkan Warga Isoman Jangan Sampai Tidak Dikasih Makan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengingatkan, lurah agar warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar ciovid-19 harus dikasih makan

“Saya mengingatkan ini masih pandemi covid-19, Pak Lurah saya ingatkan yang isoman jangan sampai kau tidak kasih makan,” ujarnya, usai meresmikan Kampung Tangguh Narkoba, Baru Ulu, Jumat (30/07/2021)

Warga diminta untuk melaporkan ke RT jika melakukan isoman dan RT melapor ke Lurah. Sehingga warga yang isoman mendapatkan bantuan makan tiga kali sehari, sesuai kebijakkan Wali Kota.

“Kalau ada warga kita yang isoman tolong lapor ke Pak RT. Pak RT lapor ke Pak Lurah,” ujarnya.

“Kalau Pak Lurah bilang sudah tidak ada makanan, kasih tahu saya. Kita kasih nanti Pak Lurah makanan tambahan banyak-banyak, ini komitmen kita,”

Dia kembali menjelaskan, bahwa penerapan PPKM Level 4 merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi penanganan covid-19 yang angka penularannya sangat tinggi. Termasuk kematian.

“Tapi kembali lagi Pemerintah menerapkan PPKM ini untuk kepentingan kita semua,” ujarnua.

Menurutnya, dalam PPKM Level 4 ada beberapa kelonggaran yang diberikan. Tidak seperti sebelumnya cukup ketat. Karena mempertimbangkan pelaku usaha dan ekonomi masyarakat.

“Ini kita lakukan kelonggan bersama Forkompinda, harusnya masih ketat.

Tapi karena kami melihat warga kami, bagaimana pelaku usaha, ekonomi harus berputar, kami adakan kelonggaran,” ujarnya

Namun dia mengingatkan, kelonggaran yang diberikan, jangan sampai kasus penularan covid-19 semakin meluas. Tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Tapi tentunya jangans sampai kelonggaran ini penyebaran covid-19 makin meluas di Balikpapan, jangan sampai terjadi,” ujarnya

Kata dia, sanksi tegas yang diberikan juga akan percuma. Jika masyarakat tidak patuh prokes. “Sanksi yang diberikan tidak ada gunanya, kalau kita tidak semua sadar,“ ujarnya

Baca juga ini :  Ini Resolusi Ibu Walikota Arita Effendi, Salah Satunya Tidak Disiplin Denda Rp50 Ribu

“Tidak mungkin lah Pak Kapolres dan Pak Dandim mau menindak, apalagi mau memenjarakan, gak mungin. Tapi diaturannya memang demikian, nah kita saling mengingatkan.”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.