Mahasiswa Balikpapan menggelar aksi demo

Mahasiswa Balikpapan Minta BPH Migas Di Evaluasi, Berikut 7 Tuntutan Lengkapnya

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Mahasiswa Balikpapan menyampaikan tujuh tuntan saat menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD dan Wali Kota pada Senin ((05/08/2022) petang.

“Aada tujuh tuntan yang kami minta,” ujar Korlap Aksi Hijir Ismail kepada awak media disela-sela aksi demo

“Yang pertama menolak kenaikkan harga BBM, bukan hanya BBM bersubsidi yang kita minta, harga BBM non subsidi juga. Karena pertalite dan peertamax itu sama –sama naik, begitu juga dengan solar,” ujjarnya

Kedua medorong payung hukum yang jelas terhadap pengguna BBM bersubsidi di masyarakat. Ketiga menuntut Presiden dan DPR Ri untuk evaluasi BPH migas karena dianggap gagal

“Karena gagal menjalankan funsgi pengaturan dan pengawasan, penyediaan dan pendistribusian BBM. Nah kita minta dengan tegas untuk BPH Migas memberikan pengawasan pada pendistribusiannya,” ujarnya

“Karena percuma kita memberikan subsidi tapi tidak diawasi. Oleh karena itu kenapa presiden bilang 70 persen masyarait yang mendapatkan BBM subsidi itu oarng yang mampu. Karena idak ada pengawasan yang ketat disitu,”

Ke empat menutut peberantasan mafia migas.  Karena menjadi salah satu penyebab kelangkaan migas. Termasuk antrean yang panjang di sejumlah SPBU. Termasuk sopir truk.

“Ini juga menjadi salah satu problem. Saya rasa di Kaltim ini pemerintah sudah paham lah terkait dengan berapa kuota yang akan di dapat,”

“Akan tetapi kenapa kemudian ada kelangkaan solar, antreanyang begitu panjang. Karena salah satu indikasinya adalah kemalingan dan kecurian migas . Itu yang menjadi wanti-wanti dari kawan-kawan mahasiwa,”

Kelima mendesak pemerintah agar berdaulat dalam pengambilan sikap untuk pengelolaan migas di Indonesia. Keenam mendesak Presiden Indonesia Joko Widodo menjaga stabiliotas harga pokok.

“Ini yang kembali sangat tegas kita tekankan, karena dengan harga BBM naik, jelas harga bahan pokok di masyarakt pasti naik,” ujarnya

Baca juga ini :  Malam Ini Pukul 19.00 Sebagian Jalan Sudirman Ditutup

Terakhir, mendesat komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menindak tegas mafia migas. Karena kerap terjadi antrian migas. Termasuk sulitnya LPG ukuran 3 kilogram’“Terjadi kelangkaan itu bisa sampai 2-3 hari,” ujarnya

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.