Masa Transisi Covid, Grab Balikpapan Perkenalkan GrabProtect

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Grab meluncurkan GrabProtect di Balikpapan  pada masa transisi covid-19.

Peluncuran dilakukan bersama Wali Kota Balikpapan, Wakapolresta Balikpapan, Dandim 0905/Balikpapan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dengan Hendrik Banga, City Manager Balikpapan, Grab Indonesia, kantor pemkot, Balikpapan, (8/6/2020).

GrabProtect hadir sebagai protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir risiko penyebaran virus COVID-19 dari transportasi yang dilengkapi dengan fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing.

“Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect, kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing,” kata Hendrik.

Lanjut Hendrik dengan hadirnya armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, bersama dengan mitra pengemudi akan terus mendorong standar keamanan dan kebersihan dalam berkendara bagi para penumpang untuk meminimalisir risiko penyebaran virus COVID-19.

“Kami perkenalkan produk kami grabproctec hadir sebagai protocol keamanan dan kebersihan dalam bisnis tranportasi online. Guna untuk meminimalisir penyebaran covid di Balikpapan, “ujarnya.

Pada kesempatan sama, Wali Kota Balikpapan  Rizal Effendi menyambut positif langkah Grab yang telah meningkatkan standar keamanan selama masa pandemi COVID-19 ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Grab yang telah menghadirkan proteksi tambahan bagi keselamatan penumpang maupun mitra pengemudi. Selain itu, kami juga berharap partisipasi dari mitra pengemudi untuk selalu menjalankan protokol yang sudah kami sosialisasikan hari ini dengan tujuan menjadi lini terdepan yang berpartisipasi mencegah penyebaran virus COVID-19,” katanya.

Pada kesempatan itu, secara simbolis diserahkan plastic pelindung dan pembatas (grabprotect) antara mitra grab dengan wali kota sekaligus memberikan bantuan kepada Kepala DKK Balikpapan.

GrabProtect memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman. Dimulai dengan memastikan pengguna dalam keadaan sehat dan telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan.

Baca juga ini :  Pasca Gempa, Penerbangan ke Lombok Kembali Normal

Disamping itu juga memberikan mereka kesempatan untuk membatalkan dan memberikan tanggapan kepada Grab jika mitra pengemudi tidak menggunakan masker, serta meningkatkan praktik menjaga keamanan dan kebersihan seperti membersihkan tangan secara rutin dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless payment).

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.