Olahraga dan Seni Jadi Benteng Cegah Narkoba, Pemkot Balikpapan Dorong Anak Muda Kejar Prestasi

Ratih Kusuma saat membuka DANB 3x3 Basketball Cup Vol. 7 dan Dance Competition tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Ratih Kusuma saat membuka DANB 3x3 Basketball Cup Vol. 7 dan Dance Competition tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan mendorong olahraga dan seni menjadi ruang positif bagi generasi muda sekaligus bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan anak muda membutuhkan ruang untuk menyalurkan energi, minat, bakat, dan kreativitas melalui kegiatan yang sehat serta produktif.

Hal itu disampaikan Ratih saat membuka DANB 3×3 Basketball Cup Vol. 7 dan Dance Competition tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Ratih, kompetisi yang mempertemukan anak muda dari berbagai daerah di Kaltim tersebut tidak semata-mata berbicara tentang kemenangan. Olahraga dan seni juga menjadi sarana membangun karakter sekaligus memperkuat interaksi antarpemuda.

“Olahraga dan seni bukan hanya menjadi sarana untuk mengembangkan bakat dan prestasi generasi muda, tetapi juga menjadi ruang positif untuk membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kreativitas, serta kebersamaan,” ujar Ratih.

Pencegahan Narkoba Tak Cukup dengan Sosialisasi

Ratih menilai upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan sosialisasi atau penyuluhan.

Generasi muda juga harus diberikan ruang aktivitas yang nyata agar dapat mengembangkan potensi sekaligus menyalurkan energi mereka ke kegiatan yang produktif.

Karena itu, penyelenggaraan kompetisi olahraga dan seni dinilai memiliki pesan yang lebih luas. Selain mencetak atlet dan pelaku seni berprestasi, kegiatan semacam ini dapat membangun lingkungan pergaulan yang sehat.

“Datang sebagai kompetitor, tetapi pulang membawa pengalaman, persaudaraan, dan semangat untuk terus berprestasi,” katanya.

Ratih mengapresiasi keterlibatan BNN Kota Balikpapan, KNPI, Forum Duta Anti Narkoba Kota Balikpapan serta seluruh panitia yang telah menghadirkan kompetisi tersebut.

Ia berharap keterlibatan berbagai pihak dapat memperkuat gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan generasi muda.

Jangan Jadikan Kemenangan sebagai Tujuan Utama

Ratih juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kompetisi.

Menurutnya, pertandingan merupakan kesempatan bagi anak muda untuk belajar menghargai lawan, mematuhi aturan, menerima hasil, sekaligus mengevaluasi diri.

Peserta dari berbagai wilayah Kaltim juga diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman bertanding, tetapi turut memperkuat persahabatan dan silaturahmi antarpemuda.

“Jauhi narkoba, tingkatkan prestasi, dan terus berkarya. Tunjukkan bahwa generasi muda adalah generasi yang tangguh, kreatif, dan mampu berprestasi,” tegas Ratih.

Pemkot Balikpapan berharap kegiatan olahraga dan seni dapat digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak ruang positif yang bisa diakses generasi muda.

Dengan demikian, kampanye menjauhi narkoba tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui aktivitas nyata yang memberi anak muda ruang untuk berprestasi, berkarya, dan membangun komunitas positif.

Penulis : Samsul

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses