Pembangunan SMP Negeri 29 Balikpapan Capai 72 Persen, Ditargetkan Dipakai Tahun Ajaran Baru
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Perumahan Grand City, Balikpapan, Kalimantan Timur, terus dikebut. Hingga Kamis (10/9/2026), progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 72 persen.
Capaian itu disebut lebih cepat dibandingkan target yang ditetapkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pembangunan dapat rampung pada akhir Desember 2026 sehingga sekolah bisa dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, progres pembangunan SMP Negeri 29 saat ini telah melampaui target pekerjaan.
“Sekarang SMP Negeri 29 yang kita bangun di kawasan Grand City sudah mencapai 72 persen. Semestinya targetnya baru sekitar 28 persen, jadi ada deviasi positif kurang lebih 30 persen, ” kata Irfan, Kamis (10/9/2026).
Menurut Irfan, pekerjaan fisik saat ini telah memasuki sejumlah tahapan penting. Di antaranya pemasangan atap, penyelesaian struktur dinding dan lantai, hingga proses finishing bangunan.
Percepatan pembangunan tersebut diharapkan dapat dipertahankan sehingga seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal dan tidak mengganggu rencana pemanfaatan sekolah.
“Kita harapkan sampai akhir Desember sudah selesai, sehingga pada tahun ajaran baru nanti sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Bangun 12 Rombel SMP
Irfan menjelaskan, pembangunan kompleks pendidikan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi SMP Negeri 29. Dalam kawasan yang sama juga disiapkan fasilitas pendidikan anak usia dini.
Untuk jenjang SMP, bangunan tersebut akan memiliki 12 rombongan belajar (rombel). Sementara untuk pendidikan anak usia dini disiapkan enam rombel yang akan digunakan TK Negeri Pembina 2.
“Di sana dibangun 12 rombongan belajar untuk SMP, kemudian ada enam rombongan belajar untuk PAUD, yakni TK Negeri Pembina 2, ” kata Irfan.
Keberadaan sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan Grand City dan wilayah sekitarnya.
Selain menargetkan penyelesaian pembangunan tepat waktu, Pemkot Balikpapan juga memastikan pekerjaan dilakukan berdasarkan anggaran yang telah tersedia.
Irfan menegaskan, pembangunan SMP Negeri 29 tidak direncanakan membutuhkan tambahan anggaran pada tahun berikutnya. Karena itu, penyelesaian seluruh pekerjaan akan diupayakan sesuai dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 72 persen, Pemkot Balikpapan optimistis SMP Negeri 29 dapat segera dimanfaatkan. Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan sekaligus menjawab kebutuhan sarana pendidikan seiring perkembangan kawasan permukiman di sekitar Grand City.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
