Sekolah ilustrasi

Subsidi SPP Siswa SD/MI dan SMP/MTS Swasta Diberikan Selama 6 Bulan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Program pemberian subsidi SPP bagi siswa SD dan SMP swasta se Balikpapan merupakan program lanjutan peduli pendidikan kota Balikpapan yang juga terdampak akibat pandemik covid-19.

Besaranya subsidi utuk SD/MI diberiak Rp60 ribu perbulan selama 6 bulan mulai Juli hingga Desember. sedangkan SMP/MTS swasta Rp100 ribu perbulan juga untuk 6 bulan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan subsidi SPP siswa sekolah swasta selama 6 bulan kedepan atau hingga Desember 2020 dialokasikan dari APBD perubahan 2020.

“Karena ada program kuato internet 35 giga perbulan dari pusat maka kita alihkan untuk membantu subsidi kepada sekolah swasta mulai SD, Ibtidaiyah swasta, SMP swasta dan Tsanawiyah se kota Balikpapan Balikpapan,” terang Muhaimin.

Anggaran yang dialokasikan untuk subsidi SPP sekolah swasta sekitar Rp15 miliar. anggaran ini diberikan kepada 53 SD swasta, 23 madrasah Ibtidaiyah swasta, dan SMP 52 swasta dan 12 MTS swasta.

“Dengan total siswa untuk SD, MI total 19.262 siswa kemudian SMP totalnya 12.874 siswa. Artinya anak-anak kita yang bersekolah di swasta baik SD/MI maupun SMP, MTS itu dibantu pemerintah kota Balikpapan per bulan SMPRp100 ribu perbulan selama enam bulan mulai Juli-Desember. SD itu Rp60 ribu persiswa perbulan selama enam bulan,” jelasnya.

“Teknisnya misalnya sekolah SD Bayangkari menetapkan SPP Rp300 ribu atau Rp 200 ribu maka SPPnya dikurangi subsidi dari pemerintah kota. sehingga anak-anak kita, orangtua akan terkurangi beban SPP. Jika SPP Rp100 ribu maka SPP nya diberikan gratis 6 bulan,” ujarnya.

Wali kota Balikpapan Rizal Effendi ditanya kelanjutan untuk tahun 2021, menurutnya masih akan melihat pendapatan daerah yang terkumpul. Mengingat APBD Kota tahun ini mengalami defisit, dari sebelumnya disahkan Rp 2,7 triliun turun menjadi Rp 2,5 triliun dan APBD Perubahan menjadi Rp 2 triliun.

Baca juga ini :  Sidang Pembacaan Dakwaan Habib Rizieq Shihab Ditunda

“Nanti kita lihat, soalnya kita belum tahu perkembangan anggaran kita ini pendapatannya, jadi kita harus hati-hati untuk 2021,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.