Pemkot Siapkan Program Itsbat Nikah, Bantu Administrasi Kependudukan Keluarga 

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baliilkpapan saat ini tengah menyiapkan program Itsbat nikah terpadu khusus bagi mereka yang nikah siri.

Kepala Disdukcapil Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan, Disdukcapil bekerja sama dengan Kemenag Kota Balikpapan dan Pengadilan Agama Kota Balikpapan memiliki kegiatan program Itsbat nikah terpadu. 

“Kegiatan yang dilakukan untuk meresmikan pernikahan syang sudah terjadi berupa nikah siri yang disahkan oleh pengadilan agama,” ujar Hasbullah Helmi kepada media, Rabu (4/1/2023).

“Yang nanti buku nikah diterbitkan oleh KUA Kemenag dan kami akan mencatat sebagai nikah tercatat,” sambungnya.

Helmi menambahkan, begitu pula anak- anak yang punya akta kelahiran tertulis anak ibu akan kita ubah dan catat menjadi anak bapak dan ibu.

“Sehingga kedepan pasangan pernikahan siri dan anak-anaknya semua memiliki dokumen yang lengkap,” akunya. 

Untuk tahun 2023 ini pihaknya akan menganggarkan untuk 100 pasang asumsi satu kecamatan 17 pasang dulu. Karena ini pertama kita coba dulu 100 pasang jika berhasil maka tahun depan akan tambah lagi, 

“Rencana pad 23 Februari 2023 kita laksanakan dan masukan dalam rangkaian HUT Kota Balikpapan,” ujarnya.

Terkait siapa saja yang sudah nikah siri, pihakny juga mensosialisasikan ke Ketua RT untuk membantu mencari keluarga yang nikah siri belum tahun 2000.

“Kalau yang baru mohon maaf belum bisa, kita jaring penikahan siri sebelum tahun 2000,” katanya.

Nanti kalau sudah dapat kita buka pada 16-19 januari dan ambil formulir di Kecamatan, semua biaya ditanggung Pemkot Balikpapan.

Sudah banyak daerah yang melakukan program ini dan yang pertama kita lakukan di Balikpapan, di Kaltim sudah duluan Kukar, Paser, dan PPU tapi jumlahnya tidak sampai 100 pasang.

Baca juga ini :  PTUN Jakarta Batalkan Keputusan Gubernur Anies Baswedan Terkait UMP 2022

“Syaratnya KTP harus Balikpapan, sudah gabung KK tapi dengan catatan nikah belum tercatat, perkawinan sebelum tahun 2000 dan bukan TNI,Polri, serta PNS,” pungkasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.