Peran Ekosistem Digital dibalik Ramainya  Kedai Kopi Hitam Manis Balikpapan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Saat menikmati segelas kopi kini telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak muda hingga orang tua di Kota Balikpapan.

Sejalan dengan kian tumbuhnya penikmat kopi, kedai kopi atau coffee shop di Balikpapan juga kian menjamur. Salah satunya adalah, Kedai Kopi Hitam Manis.

Setelah sukses dengan kedai pertama dan keduanya yang berlokasi di Bonto Bulaeng dan Gunung Malang, kini Kedai Kopi Hitam Manis telah memiliki 17 kedai yang tersebar di Kota Balikpapan, 2 kedai di Kota Samarinda dan 1 Kedai di Kabupaten Berau.

Rahasia melebarnya bisnis Kedai Hitam Manis tidak lepas dari kecekatan pemiliknya untuk memperluas pasar secara digital melalui platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara Gojek. 

Kedai kopi ini awalnya tidak berada di lokasi yang strategis, sehingga Denny Christyawan pemilik kedai Kopi Hitam manis ini memutuskan untuk bergabung menjadi mitra usaha layanan pesan antar makanan GoFood di tahun 2018 untuk memperluas jangkauan pelanggan di Kota Balikpapan.

Selama pandemi kebiasaan masyarakat untuk melakukan pembayaran secara non tunai juga semakin meningkat. Beruntung Kedai Kopi Hitam Manis telah menggunakan GoPay untuk semakin mempermudah transaksi pembayaran, ditambah karena GoPay juga selalu memberikan cashback khusus kepada para penggunanya.

“Kalau metode pembayaran Gopay ini membantu untuk kita karena transaksi jadi lebih cepat tinggal scan gak perlu hitung uang atau mencari kembalian lagi ditambah lagi banyak promo dari GoPay seperti cashback,” ujar Denny, Rabu (20/7/2022).

“Salah satu yang membuat pelanggan kami tertarik untuk menggunakan GoPay, setiap pelanggan datang selalu diinfo oleh kasir saya kalau setiap pembayaran menggunakan GoPay ada cashback nih, kita kasih info ke customer,” tambahnya.

Baca juga ini :  IPAM Kampung Damai Setop Produksi, 45 Persen Pelayanan Air Bersih di Balikpapapan Terganggu

Kemudahan pembayaran digital ini juga ia rasakan saat masa pembatasan masyarakat mulai berkurang dan para pelanggannya sudah bisa menikmati kopi di kedainya secara langsung, untuk tetap menjaga protokol kesehatan Denny menghimbau pelangannya untuk membayar secara non tunai.

“Selama pandemi ada peningkatan karena selama pandemi tidak boleh dine in, dan rata2 orang menggunakan Gofood untuk order makanan di kedai kami dan itu membantu kami sekali di sat pandemi, dan waktu sudah mulai boleh dine in 50 persen, kami juga menganjurkan pelanggan kami untuk melakukan pembayaran secara cashless menggunakan GoPay untuk mengurangi penyebaran virus dari uang tunai,” jelasnya.

Ekosistem Gojek memiliki semangat untuk mengajak UMKM lokal bisa menjadi juara di negeri sendiri dengan memberikan beragam akses, seperti akses digital melalui GoFood dan GoPay. Tentunya kita berharap kisah kuliner lokal yang sukses seperti Kedai Kopi Hitam Manis ini dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM lainnya untuk #BangkitBersama.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.