Persela Lamongan Siap Tebar Ancaman di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Barito Putera Wajib Waspada
LAMONGAN, Inibalikpapan.com – Tren sempurna Persela Lamongan di awal Pegadaian Championship 2026/27 akan menghadapi ujian sebenarnya saat bertandang ke markas PS Barito Putera, Minggu (4/10).
Laskar Joko Tingkir dijadwalkan menghadapi Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Pertandingan ini menjadi laga tandang pertama yang benar-benar dirasakan Persela setelah tiga pertandingan awal kompetisi.
Sebelumnya, Persela memang sudah menjalani laga dengan status tim tamu saat menghadapi Persiba Balikpapan. Namun, pertandingan tersebut digelar di Stadion Surajaya yang juga menjadi homebase Persela. Situasi itu membuat laga melawan Persiba praktis seperti bermain di kandang sendiri.
Kini, Persela harus menghadapi atmosfer berbeda. Dandy Sulistyawan dan kawan-kawan akan bermain di kandang Barito Putera dengan tekanan dari suporter tuan rumah.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menyadari laga tersebut memiliki tingkat kesulitan berbeda dibandingkan tiga pertandingan sebelumnya.
“Menurut saya, kami harus lebih kerja keras lagi dan tetap konsisten untuk mempertahankan tren positif,” kata Bima, dikutip dari laman I League.
Persela datang ke Banjarmasin dengan modal impresif. Dalam tiga pertandingan terakhir, Laskar Joko Tingkir selalu meraih kemenangan sekaligus mencatatkan clean sheet.
Namun, Bima tidak ingin catatan tersebut membuat timnya terlena. Menurutnya, pertandingan melawan Barito Putera akan menjadi tolok ukur penting untuk melihat konsistensi Persela.
Bima Wanti-wanti Kesalahan Kecil
Bima juga telah melakukan evaluasi setelah Persela menghancurkan PSBS Biak dengan skor telak 6-0 pada 27 September lalu.
Salah satu perhatian utama berada di lini depan. Menurut Bima, Persela sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan tersebut.
Sejumlah peluang terbuang dan penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi catatan yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi Barito Putera.
“Kami bisa saja menang lebih dari enam gol. Banyak peluang yang gagal kami maksimalkan menjadi gol,” ujarnya.
Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena lawan berikutnya memiliki kualitas berbeda.
Bima mengingatkan pemainnya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sebab, kesalahan sekecil apa pun berpotensi langsung dihukum Barito Putera.
“Masih ada kesalahan-kesalahan kecil. Kalau melawan Barito Putera, kesalahan kecil bisa dihukum lawan menjadi gol,” tegas mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut.
Persela Sudah Pelajari Permainan Barito Putera
Persiapan menghadapi laga tandang perdana pun dilakukan secara serius. Tim pelatih Persela telah mempelajari permainan Barito Putera melalui rekaman pertandingan.
Bima memahami motivasi Barito Putera akan berbeda ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.
“Yang jelas motivasi lawan pasti berbeda karena mereka bermain di home sendiri,” bebernya.
Karena itu, Persela tidak hanya dituntut mempertahankan produktivitas dan pertahanan solid, tetapi juga harus mampu mengatasi tekanan bermain di kandang lawan.
Laga Barito Putera menjadi kesempatan bagi Persela untuk membuktikan apakah start sempurna dengan tiga kemenangan dan tiga clean sheet mampu dipertahankan ketika menghadapi tantangan tandang yang sesungguhnya.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
