Persiba Balikpapan Terpuruk, Sudirman: Ini Sepak Bola, Kami Harus Bangkit
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Persiba Balikpapan menghadapi jalan terjal di awal Pegadaian Championship 2026/27. Beruang Madu masih terdampar di dasar klasemen sementara Grup B dengan koleksi -4 poin setelah mendapat sanksi pengurangan poin dan menelan dua kekalahan beruntun.
Kondisi tersebut membuat Persiba harus bekerja ekstra keras untuk keluar dari tekanan. Namun, Pelatih Kepala Persiba Balikpapan, Sudirman, menegaskan timnya tidak boleh larut dalam situasi sulit.
Menurut Sudirman, para pemain Persiba merupakan pemain profesional yang harus mampu merespons tekanan dan menjadikan kondisi tersebut sebagai motivasi untuk bangkit.
“Ya memang sangat berat, tapi ini sepak bola, ini olahraga. Yang mana kita tahu pemain-pemain ini juga pemain-pemain yang profesional, yang tahu situasi ini,” ujar Sudirman, dikutip dari laman I League.
Persiba mengawali musim dengan beban berat setelah I.League menjatuhkan sanksi pengurangan empat poin terkait persoalan administrasi dan lisensi klub.
Situasi semakin sulit setelah Persiba kalah dalam dua pertandingan awal. Beruang Madu takluk 2-3 dari RANS Nusantara FC, sebelum kembali menelan kekalahan 0-1 dari Persela Lamongan.
Dua hasil tersebut membuat Persiba belum mampu mengumpulkan poin dari pertandingan yang telah dimainkan. Jika memperhitungkan sanksi, posisi Persiba kini berada di -4 poin.
Bukan hanya persoalan klasemen yang menjadi tantangan. Persiba juga harus menjalani kompetisi sebagai tim musafir karena Stadion Batakan masih dalam masa perawatan hingga akhir tahun.
Pada pertandingan melawan Persela, Persiba menggunakan Stadion Surajaya, Lamongan, sebagai kandang sementara.
Kondisi persiapan yang terbatas juga disebut berdampak terhadap kebugaran pemain. Namun, Sudirman menilai faktor mental justru menjadi aspek penting yang harus segera dibenahi.
“Sehingga kalau kita sudah tahu dengan situasi itu, saya berharap mereka punya motivasi untuk bisa mengatasi masalah tersebut di pertandingan-pertandingan berikutnya. Ya, masalah mentalitas juga berpengaruh terhadap kemampuan tim untuk bisa meraih hasil maksimal di pertandingan berikutnya,” tegas mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.
Kini Persiba memiliki kesempatan untuk menghentikan tren negatif tersebut.
Beruang Madu dijadwalkan menghadapi De Red FC pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27, Jumat (25/9/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan Persiba untuk memburu poin pertama sekaligus memutus rentetan dua kekalahan di awal musim.
Dengan posisi yang masih minus, setiap pertandingan menjadi sangat penting bagi Persiba. Kemenangan bukan hanya dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga mengangkat kembali kepercayaan diri skuad setelah start buruk di awal kompetisi.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
