Pertamina Kenalkan Bright Gas Kaleng di Turnamen Memancing

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI memperkenalkan produk Bright Gas terbaru di kota Balikpapan. Bright Gas tersebut berukuran supermini karena berukuran 220 gram.

Region Manager Communication and CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha mengatakan, Bright Gas berbentuk kaleng ini ditujukan kepada komunitas pecinta alam yang biasa camping di hutan atau gunung dan penggiat alam lainnya.

“Insya Allah, Balikpapan menjadi kota pertama untuk mengenalkan Bright Gas kemasan kaleng di Kalimantan,” kaya Yudi Nugraha usai kegiatan Happy Fishing Tournament bersama awak media di pemancingan Rama, Graha Indah, Balikpapan Utara (17/3/2018).

Dalam pengenalan ini juga dilakukan demo memasak ikan mas hasil pancingan jurnalis dengan menggunakan Bright Gas mini dan kompor portabel. “Bright Gas mini ini sudah dikenal dan diterima masyarakat Jakarta,” imbuhnya.

Pada dasarnya Bright Gas mini sama dengan produk sejenis lainnya. Namun, isi dan pengemasan dilakukan oleh Pertamina sendiri maka harga jauh lebih murah dan bentuknya yang cukup ringkas maka juga mudah dibawa ke mana saja.

“Nggak cuma untuk yang suka kemping, tapi juga bagi yang dalam perjalanan jauh. Bahkan, beberapa rumah makan di Jakarta yang membuka lapak pinggiran seperti resto sushi juga mulai menggunakan Bright Gas mini. Ya, banyaklah manfaat plus yang didapatkan,” jelasnya.

Region Manager Communication and CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha (kiri)saat demo menggoreng ikan menggunakan bahan bakar bright gas camp didampingi Hilman Jurnalis BKV.

Untuk sementara, produk teranyar Pertamina ini bisa didapatkan di agen elpiji dan SPBU Coco dengan harga Rp15 ribu per kaleng. “Saat ini masih uji pasar untuk mengetahui besaran kebutuhan. Ke depan, kita juga akan suplai ke supermarket-supermarket,” terang Yudi.

Baca juga ini :  2021 Tahunnya Yamaha, Rebut Tiga Gelar, Toprak Kunci Gelar Juara Dunia WSBK 2021 di Mandalika

Brigt Gas kalengan ini juga telah berstandar nasional alias SNI dan internasional. “Jadi, keamanan dan lain-lain sudah OK. Hanya saja, jangan membuang sembarangan ketika gasnya sudah habis dan ini tidak ada isi ulangnya,” pesannya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.