Polisi Selidiki Kematian Pelajar SMP di Manggar, Balikpapan Timur

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian seorang pelajar SMP berinisial NJ (14) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kalimantan Timur, Kamis (24/9/2026) sore.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mendalami kemungkinan adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh ayah korban sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat itu, ayah korban yang berada di teras hendak masuk ke dalam rumah. Namun, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali memanggil korban dan tidak mendapatkan respons, sang ayah kemudian berupaya masuk dengan mendobrak pintu.

Di dalam rumah, ayah korban menemukan NJ dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia kemudian menurunkan korban dan berusaha memberikan pertolongan sebelum meminta bantuan warga sekitar.

“Selanjutnya, korban diturunkan ke lantai dan diberikan pertolongan dengan cara melakukan pompa dada menggunakan tangan,” kata Chusen, Sabtu (26/9/2026).

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Lanud Dhomber untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Kepolisian selanjutnya melakukan penanganan di lokasi kejadian. Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur bersama Unit INAFIS Polresta Balikpapan melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan.

“Unit Reskrim melaksanakan olah TKP bersama Unit INAFIS Polresta Balikpapan,” ujar Chusen.

Berdasarkan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka yang disebabkan benda tajam atau benda tumpul.

Meski demikian, polisi masih membuka kemungkinan adanya faktor lain yang berkaitan dengan kematian korban. Penyelidikan dilakukan untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai peristiwa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan di RSKUD Balikpapan korban diduga meninggal dunia dikarenakan akibat jerat pada leher yang disebabkan oleh (dugaan) gantung diri,” kata Chusen.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto, video, maupun informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut. Penanganan kasus masih berlangsung dan informasi mengenai penyebab kematian sepenuhnya menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Kasus kematian remaja tersebut juga menjadi perhatian terhadap pentingnya kepedulian lingkungan sekitar, khususnya keluarga dan masyarakat, dalam memperhatikan kondisi anak dan remaja. Ketika seorang anak menunjukkan perubahan perilaku atau menghadapi persoalan yang berat, komunikasi terbuka dan dukungan dari orang-orang terdekat dapat menjadi langkah penting.

Jika seseorang berada dalam kondisi krisis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, dukungan segera dari keluarga, tenaga profesional, atau layanan darurat setempat diperlukan.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses