Prakiraan Cuaca Kaltim Minggu 4 Oktober 2026: Berawan hingga Cerah di Sejumlah Wilayah
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kalimantan Timur pada Minggu, 4 Oktober 2026 masih didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan di sejumlah wilayah.
Prakiraan ini berada di tengah kondisi atmosfer Indonesia yang relatif kering memasuki awal Oktober. BMKG menyebut periode 2–5 Oktober 2026 secara umum didominasi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan.
Khusus Kalimantan, BMKG memprakirakan curah hujan pada awal Oktober cenderung berada pada kategori rendah. Dalam prediksi sifat hujan Dasarian I Oktober, sejumlah wilayah Kaltim, termasuk Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat dan Mahakam Ulu, masuk wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan di bawah normal.
Balikpapan Dominan Berawan
Berdasarkan prakiraan per jam yang ditampilkan BMKG Kalimantan Timur, kawasan Balikpapan Timur diprediksi mengalami cuaca berawan hampir sepanjang Minggu.
Pada dini hari, suhu diprakirakan sekitar 27–28 derajat Celsius dengan kelembapan 80–85 persen.
Memasuki pagi hingga siang, suhu meningkat menjadi sekitar 28–30 derajat Celsius. Pada pukul 11.00 WITA hingga 14.00 WITA, kondisi masih diprakirakan berawan dengan suhu sekitar 29–30 derajat Celsius.
Sore hingga malam hari juga masih didominasi cuaca berawan, dengan suhu sekitar 28–29 derajat Celsius.
Kaltim Masih Berada dalam Kondisi Relatif Kering
BMKG menjelaskan kondisi atmosfer pada awal Oktober masih dipengaruhi penguatan Monsun Australia yang cenderung mengurangi suplai uap air ke sebagian wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut membuat sebagian wilayah mengalami cuaca lebih kering. Meski begitu, BMKG tetap mengingatkan bahwa dinamika atmosfer lokal dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah tertentu.
Karena itu, cuaca berawan di Kaltim bukan berarti seluruh wilayah terbebas dari potensi hujan. Hujan lokal masih dapat terjadi apabila kondisi atmosfer setempat mendukung pembentukan awan konvektif.
Waspada Kabut dan Kondisi Perairan
Untuk aktivitas masyarakat di kawasan pesisir, prakiraan BMKG juga menunjukkan kondisi perairan Kaltim perlu diperhatikan.
Di Perairan Penajam–Balikpapan, BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal pada awal 4 Oktober dengan gelombang sekitar 0,9–1,1 meter, yang masuk kategori rendah.
Sementara itu, di Perairan Kutai Kartanegara–Bontang, gelombang berada di kisaran sekitar 1 meter, dengan kategori rendah pada sebagian periode prakiraan.
Kondisi ini tetap perlu diperhatikan nelayan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, terutama ketika terjadi perubahan angin maupun jarak pandang.
Risiko Karhutla Tetap Perlu Diwaspadai
Di tengah kondisi yang relatif kering, masyarakat Kaltim juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan.
BMKG menyebut kondisi kering masih menjadi perhatian pada sejumlah wilayah Indonesia. Pada saat yang sama, hujan yang turun secara lokal belum berarti menghilangkan risiko kebakaran secara keseluruhan.
Masyarakat disarankan memantau pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan maupun aktivitas di wilayah perairan.
Catatan: Prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat diperbarui BMKG. Untuk informasi paling spesifik berdasarkan kecamatan, masyarakat disarankan mengecek laman resmi BMKG menjelang waktu aktivitas.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
