Presiden Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Sebagai Kepala Bakom, Gantikan Muhammad Qodari

Syahganda Nainggolan saat merapat ke Istana. (Suara.com/Novian)
Syahganda Nainggolan saat merapat ke Istana. (Suara.com/Novian)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI. Syahganda dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), menggantikan Muhammad Qodari.

Dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan, pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Dalam pelantikan yang sama, Prabowo juga mengangkat Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom RI.

Pergantian ini membuat posisi pucuk pimpinan Bakom kembali berganti. Qodari yang sebelumnya memimpin Bakom kini mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris merangkap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Syahganda Kini Berada di Pusat Komunikasi Pemerintah

Bakom merupakan lembaga yang mendapat mandat untuk mengoordinasikan komunikasi kebijakan serta program strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dengan jabatan barunya, Syahganda kini berada pada posisi strategis dalam pengelolaan komunikasi pemerintah.

Pelantikan berlangsung setelah Syahganda sebelumnya datang ke Istana Negara pada Jumat siang. Sebelum prosesi resmi, ia sempat mengatakan belum mengetahui secara pasti posisi yang akan diembannya dan meminta awak media menunggu hingga pelantikan.

Dari Aktivis hingga Masuk Lingkar Pemerintahan

Penunjukan Syahganda menarik perhatian karena sosoknya telah lama dikenal di ruang publik sebagai aktivis, akademisi, dan pengamat kebijakan.

Ia aktif dalam sejumlah gerakan politik sejak masa mahasiswa dan kemudian terlibat dalam berbagai aktivitas politik serta kajian kebijakan publik. Syahganda juga mendirikan lembaga kajian Sabang Merauke Circle (SMC) dan belakangan memimpin Great Institute.

Namanya kembali mencuat secara luas pada 2020 ketika terlibat dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Saat itu, kelompok tersebut menyampaikan sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk penolakan terhadap Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Syahganda juga pernah menjalani proses hukum terkait unggahan di media sosial pada masa demonstrasi Omnibus Law dan kemudian bebas dari tahanan pada 2021.

Kini, sosok yang sebelumnya dikenal melalui aktivitas kritik dan kajian kebijakan tersebut mendapat mandat untuk memimpin lembaga yang berperan dalam komunikasi kebijakan pemerintah.

Qodari Beralih ke Wantimpres

Sementara itu, Muhammad Qodari tidak keluar dari struktur pemerintahan. Ia mendapat posisi baru sebagai Sekretaris merangkap Anggota Wantimpres.

Prabowo juga melantik sejumlah pejabat Wantimpres dalam agenda yang sama, termasuk Pratikno sebagai Ketua merangkap Anggota dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota.

Pergantian Syahganda dan Qodari tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan pejabat strategis pemerintahan Prabowo pada awal Oktober 2026.

Babak Baru Komunikasi Pemerintah

Masuknya Syahganda menandai babak baru kepemimpinan Bakom RI. Lembaga tersebut sebelumnya juga mengalami beberapa kali pergantian pimpinan sejak struktur komunikasi pemerintah mengalami perubahan dari era Kantor Komunikasi Kepresidenan hingga menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan Syahganda: menjalankan fungsi koordinasi komunikasi kebijakan pemerintah sekaligus membawa pengalaman panjangnya sebagai aktivis, akademisi, dan pengkaji kebijakan ke dalam institusi pemerintahan.

Dari ruang kritik ke pusat komunikasi pemerintah, Syahganda Nainggolan kini resmi mengambil posisi di dalam pemerintahan Prabowo.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses