Ketua Baznas Balikpapan ustadz Abdul Rosyid Bustomi

Program Baznas Balikpapan, Beri Suntikan Modal Hingga Beasiswa Santri

BaLIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ketua Baznas Balikpapan Abdul Rosyid Bustomi mengatakan, beberapa program tengah disiapkan Baznas Kota Balikpapan untuk kedepannya diantaranya pemberian
suntikan modal kepada pengusaha kecil, beasiswa santri dan rencana zetmark untuk toko-toko mustahik.

“Kami ingin meningkatkan ekonomi dengan pemberian dana usaha.Rencana awal tahun paling tidak per kecamatan ada 2 mustahik yang dibina untuk menjadi wirausaha dengan pemberian suntikan modal,” kata Abdul Rosyid Bustomi kepada media, Selasa (25/10/2022).

Lanjut Bustomi, paling tidak dengan memberikan bantuan modal senilai Rp 20 juta permustahik dan paling penting memberikan beasiswa santri agar ada kaderisasi ulama yang bekerja sama dengan MUI.

“Karena ulama ini susah cari penggantinya, kalau kita tidak melakukan kaderisasi maka 30 kedepan kita kekurangan ulama,” ujarnya.

Santri diharapkan bisa menjadi ulama yang mumpuni hingga jadi panutan umat, untuk iti diprogramkan hingga keluar negeri seperti Yaman.

“Kami tanggung mulai berangkat sampai pulang, itu program dua tahun,” akunya.

“Kita lihat potensi-potensinya dulu,” tambahnya.

Kata Bustomi, Baznas Kota Balikppan dalam sebulan baru Rp 300 Juta untuk pengumpulan zakat, dan tahun depan target minimal Rp 10 miliar, sehingga tiap bulan minimal bisa terkumpul Rp 700 juta.

“Penggunaan anggaran proporsional lebih besar pemberdayaan dari pada fisabilillah, karena zakat untuk produktif yang kita inginkan, kalau konsumtif dikasih sekarang bulan depan minta lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud melantik 5 pengurus Basnaz Kota dan tiga  dewan pengawas periode 2022-2027 di aula kantor pemerintah kota, Sabtu (17/9/2022).

Ustad Bustomi dilantik menjadi ketua Baznas bersama empat wakil yakni Imam Waros, Djaelani,  Semuana Rizal dan  Anwar Arifin Pinem.

Setelah pengurus Baznas dilantik dilanjutkan pelantikan Dewas Baznas periode 2022-2027. Ketua Dewas Johan Marpaung,  Sukariyanto dan Mustakim.

Baca juga ini :  Kemenkes Formalkan Dana Persiapan Pandemi COVID-19

Wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pengurus yang baru dilantik ini diharapkan bisa lebih baik dari pengurus sebelumnya, selama ini Baznas dikenal salah satunya mendukung pemberdayaan para petani dan pemberian pemodalan.

“Nanti kita tingkatkan dengan dana yang lebih besar lagi, tujuan utama mengetaskan kemiskinan kemudian menyalurkan zakat bagi yang berhak,” kata Rahmad Mas’ud saat diwawancarai media, Sabtu (17/9/2022).

Harapan lain dari wali kota yakni melalui pemberdayaan masyarakat melalui ZIS, masyarakat yang selama ini menjadi penerima bisa naik status menjadi pemberi zakat. ” Itu yang saya sampaikan tadi disambut ya biasa menjadi penerima bisa berubah menjadi pemberi,” ujarnya.

“Kami juga berharap yang selama ini mengolah zakat dari ASN , bisa mencari zakat dari perusahaan-perusahaan, perorangan yang berpotensi dalam hal zakat,” tambahnya.

Termasuk dengan adanya Dewan Pengawas akan meningkatkan kontrol,  sehingga mampu meningkatkan potensi pendapatan zakat di Kota Balikpapan.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.