Anies Baswedan saat berkunjung ke kawasan Ibu Kota Negara Nusantara

PTUN Jakarta Batalkan Keputusan Gubernur Anies Baswedan Terkait UMP 2022

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta mengabulkan gugatan sejumlah pengusaha terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.

Putusan tersebut sekaligus membatalkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal  UMK 2022. Penggugat, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta

PTUN dalam amar putusannya juga mewajibkan Anies selaku tergugat, mencabut Keputusan Gubernur Nomor 1517 tahun 2021 tentang UMP 2022 yang diterbitkan pada 16 Desember 2021.

Amar putusan lainnya yakni mewajibkan Anies menerbitkan Keputusan Tata Usaha Negara yang baru mengenai UMP 2022 berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan DKI Jakarta yakni unsur serikat pekerja/buruh Nomor:I/Depeprov/XI/2021 pada 15 November 2021 sebesar Rp4.573.845.

PTUN Jakarta juga menghukum Anies selaku tergugat dan para tergugat II intervensi secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara sebesar Rp642.000.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merevisi Kepgub DKI nomor 1395 tahun 2021 tentang UMP 2022 menjadi Kepgub 1517 tahun 2021.

Dalam revisi itu, Anies menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 di DKI sebesar 5,1 persen menjadi Rp4.641.854 dari ketetapan sebelumnya hanya 0,85 persen sebesar Rp4.453.935 pada Sabtu (18/12/2021).

Dengan demikian, kenaikan UMP 2022 lebih besar Rp225.668 dari UMP 2021 yang sebesar Rp4.416.186 dan juga lebih besar dari nominal kenaikan yang ditetapkan sebelumnya untuk UMP 2022 sebesar Rp37.749.

Dengan revisi dan kenaikan UMP 2022 itu, para pengusaha kemudian mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta pada 13 Januari 2022 dengan nomor perkara 11/G/2022/PTUN.JKT.

suara.com

Comments

comments

Baca juga ini :  Arzaedi : Awal Februari Harga Minyak Goreng Mulai Terapkan Satu Harga

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.