tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

Puluhan Aremania Korban Tragedi Kanjuruhan Laporkan Mantan Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke Bareskrim

JAkARTA, Inibalikpapan.com – Puluhan Aremania melaporkan mantan kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Nico Afinta dan sejumlah anggota kepolisian lainnya ke Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022)

Laporan tersebut, karena dianggap mesti bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 korban jiwa dan ratusan korban luka-luka harus menjalani perawatan.

Puluhan Aremania korban Tragedi Kanjuruhan itu tiba di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka menggunakan satu unit bus.

Dalam kesempatan itu, Anggota Tim Hukum Gabungan Aremania, Anjar Nawan Yusky menyebut total ada 50 Aremania selaku korban dan saksi yang hadir langsung dari Malang, Jawa Timur.

“Ada sekitar 50 korban dan saksi,” kata Anjar di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

Sementara Sekjen Federasi KontraS, Andi Irfan menyebut salah satu pihak yang akan dilaporkan dalam kasus ini ialah mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afint

“Ya salah satunya Kapolda Jawa Timur saat itu,” ujarnya

Seperti diketahui, dalam Tragedi Kanjuruhan, enam orang telag ditetapkan tersangka yakni Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, dan Security Officer Steward Suko Sutrisno.

Ketiganya disangkakan melanggar ketentuan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 dan/atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.


Tiga tersangka lainnya dari unsur kepolisian, yakni Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, dan Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Mereka melanggar ketentuan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Baca juga ini :  UMK Balikpapan Bakal Naik, Nilainya Tunggu Keputusan UMP Kaltim

Suara.com

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.