Ketua PMI Kota Balikpapan, Dyah Muryani

Sebulan Dua Ribu Permintaan Kantong Darah, Golongan AB Terbatas

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) sangat dibutuhkan, apalagi untuk memenuhi pasokan darah dari berbagai golongan, hanya saja tidak semua golongan darah stoknya berlimpah di Kota Balikpapan.

Ketua PMI Kota Balikpapan dr Dyah Muryani mengaku, beberapa hal bisa menyebabkan seseorang tidak bisa melakukan proses donor darah, salah satunya masalah kesehatan.

“Ada yang tensinya tinggi dan dibawah standar, ada juga baru vaksin miningitis itu belum boleh, harus satu bulan setelahnya atau perjalan dari luar negeri,” ujar Dyah Muryani kepada media, Jumat (5/8/2022).

Dyah menambahkan, stok kantong darah cukup bagus, cuma golongan darah tertentu agak susah didapat seperti golongan darah AB, stoknya ada tapi tidak banyak.

“Kami punya pendonor-pendonor cuma untuk golongan dari AB kami tahan dulu untuk tidak donor, karena nanti pada saat dibutuhkan baru dipanggil,” akunya.

“Karena umurnya darah cuma 35 hari setelah donor kalau tidak dipakai ya dibuang. Kecuali yang di prozen bisa sampai 2 tahun,” tambahnya.

Kata Dyah, kalau yang rutin dibutuhkan 2 ribu kantong darah setiap bulannya untuk semua golongan darah yang didistribusikan ke rumah sakit.

Selain itu, PMI Kota Balikpapan lagi menyiapkan alat uji laboratorium yang alat sistemnya tidak manual lagi, untuk uji saring dan skrining dalam menjadikan komponen darah dengan kompeterisasi.

“Jadi memang satu kali bekerja harus lebih dari 20 kantong darah dengan alat jalan sendiri, ini alat baru menggantikan yang lama karena alat kami sudah banyak yang tua,” pungkas mantan Kepala DKK Balikpapan ini.

Comments

comments

Baca juga ini :  Pemprov Kaltim Belum Anggarkan Gaji PPPK

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.