Dialog Jaga Pangan Monitoring dan Evaluasi Ketahanan Pangan Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kaltim yang dilaksanakan di di Hotel Gran Senyiur Balikpapan

Selama 2020-2022, Pemerintah Alokasikan Anggaran Pertanian di Kaltim Capai Rp 118 Miliar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak seluruh stakeholder pertanian di Kaltim untuk mewjudkan Kedaulatan Ketahanan Pangan atau jaga Pangan

Inspektur Jenderal Kementan, Dr. Jan S. Maringka mengatakan, Program Jaga Pangan tersebut dengan mengedepankan fungsi pencegahan sekaligus memastikan program-program Kementan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Program jaga pangan bertujuan untuk memastikan kondisi ketersediaan, akses, keamanan, dan stabilitas terkait ketahanan pangan. Program Jaga Pangan telah dilaksanakan di wilayah perbatasan dari Sabang sampai dengan Merauke yaitu wilayah perbatasan Sabang, Aruk, Entikong, Talaud, Rote, Atambua dan Merauke.

“Kolaborasi dan sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Maringka dalam keterangan tertulisnya.

Selama dua tahun atau 2020-2022, Kementan telah mengaloksikan anggaran khususnya untuk sektor pertanian untuk Kaltim totalnya mencapai Rp 118.012.746.800. 

Khusus untuk tahun 2022 anggaran yang dialokasikan Kementan untuk Kaltim senilai Rp 15.032.598.200,00, antara lain berupa bantuan benih padi sebanyak 66.250 kg senilai Rp 1.390.750.000.

Bantuan kawasan hortikultura seluas 290 hektar senilai Rp2.860.000.000. Alat dan mesin sektor tanaman pangan sebanyak 91 unit senilai Rp 3.681.074.000. Alat dan mesin sektor hortikultura sebanyak 5 unit senilai Rp755.000.000.

Alat dan mesin sektor perkebunan sebanyak 3 unit senilai 169.080.000. Ternak kambing sebanyak 175 ekor senilai Rp 663.794.200, sapi sebanyak 120 ekor senilai Rp 1.860.000.000

Ayam sebanyak 6.000 ekor senilai Rp206.700.000, perluasan tanaman kelapa senilai seluas 300 hektar senilai Rp 1.162.200.000 dan perluasan tanaman lada seluas 50 hektar senilai Rp 1.045.000.000  

Perluasan kawasan hortikultura pisang, bawang merah, cabai, durian, kelengkeng dan alpukat serta jahe total seluas 290 hektar senilai Rp 2.860.000.000, perluasan kawasan perkebunan kelapa dan kakao total seluas 350 hektar senilai Rp2.207.200.000.

Baca juga ini :  Belasan Atlet Balikpapan Batal Divaksin Karena Belum Cukup Umur

Kementan pun telah menggelar Dialog Jaga Pangan Monitoring dan Evaluasi Ketahanan Pangan Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kaltim yang dilaksanakan di di Hotel Gran Senyiur Balikpapan.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.