Menteri Koordinator Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) Muhadjir Effendi sat meninjau stok tabung gas di Balikpapan, Senin (26/07/2021).

Stok Gas Samator Kalimantan Terbatas, 100 Persen Penuhi untuk Medis

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ditengah melonjaknya kasus penularan covid-19, Kaltim mengalami defisit tabung oksigen. Kaltim mengalami defisit tabung oksigen hingga 12 ton per hari.

Produsen tabung oksigen, Samator Kalimantan menyatakan, stok mereka kini terbatas. Diawal Juli 2021 hingga sampai 70 persen dan belakangan  mulai terlihat defisit, seiring meningkatnya kasus covid-19.

Hal itu disampaikan disela-sela kunjungan Menteri Koordinator Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) Muhadjir Effendi ke Balikpapan, Senin (26/07/2021).

“Buat saya stok produksi di Bontang masih tinggi awal Juli masih diatas 70 persen. Terakhir pada Sabtu kemarin stok nya tersisa 17 persen.” ujarnya.

“Deficit tiap hari memang sudah jalan. Sebenarnya tangki sampai 20 persen sudah ga bisa ditarik. Karena pertolongan Tuhan masih bisa diambil. Dibawah 20 persen itu di dasarnya,”

Dia mengungkapkan, sebelum pandemi covid-19 sekitar 60 persen produksi didistribusi ke fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes). Namun kini pandemi seluruhnya ke fasyankes.

“Tanpa covid-19 produksi kita cuma 60 persen masuk rumah sakit, tambang dan bengkel, lainnya. Sekarang 100 persen kapasitas produksi dan itu masuk ke rumah sakit. Kapasitas 1300 meter kubik perjam,” ujarnya

Comments

comments

Baca juga ini :  Butuh Rp 4.900 Triliun Bangun Infrastruktur Periode 5 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.