TV Digital / Kominfo

Sudah 596 Pemegang Izin Siaran TV Terestrial Analog Bermigasi ke Digital

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan,  hingga kini  sudah 80 persen pemegang izin siaran televisi terestrial analog yang bermigrasi ke digital

Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia dalam Bimtek Penggunaan Set Top Box Dalam Menghadapi Pelaksanaan ASO Provinsi Maluku, Kamis (13/10/2022).

Saat ini lembaga penyiaran pemegang izin siaran analog sebanyak 693 dan sebanyak 596 yang sudah bermigrasi ke siaran digital.

“Setelah infrastruktur dibangun, kami pemerintah mendorong televisi-televisi yang selama ini bersiaran analog untuk pindah ke siaran televisi digital,” ujarnya, dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

Kominfo meyakini seluruh lembaga penyiaran itu akan bermigrasi ke siaran digital karena sebagian besar program mereka sudah disiarkan secara digital.

Menurut Geryantika, jika masyarakat sudah bisa merasakan perbandingan siaran analog dengan digital, mereka akan pindah menonton siaran digital.

Dalam migrasi siaran televisi dari analog ke digital atau analog switch-off (ASO), terdapat 112 wilayah layanan yang mencakup 341 kabupaten dan kota di Indonesia yang terdampak.

Lembaga penyiaran publik dan swasta yang menjadi penyelenggara infrastruktur siaran digital (multipleksing) sudah membangun infrastruktur di 95 wilayah layanan.

Kata Geryantika, saat ini LPP TVRI sedang membangun infrastruktur di 17 wilayah layanan karena di sana selama ini hanya bisa menangkap siaran dari stasiun televisi itu.

Isu lain yang menjadi sorotan dalam ASO adalah set top box, perangkat penangkap siaran televisi digital untuk pesawat televisi analog.
Berdasarkan survei bertajuk Kesiapan Masyarakat Terhadap ASO periode Juli 2022 yang diadakan Kementerian Kominfo di 10 wilayah layanan, lebih dari separuh responden (90,08 persen) bersedia membeli set top box.

Kebanyakan dari responden (76,25 persen) menjawab mau membeli set top box pada kisaran harga Rp150.000.Siaran televisi terestrial analog di Indonesia akan dimatikan pada 2 November 2022.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.