Tim Satgas Elpiji Subsidi Temukan Rumah Makan dan Laundry Gunakan Gas Subsidi

BALIKPAPAN – Pertamina MOR VI Bersama-sama Polda Kaltim, Hiswana Migas Balikpapan,  Pol PP,  Dinas Perdagangan Balikpapan melakukan inspeksi mendadak lokasi pelaku usaha masyarakat yang menggunakan elpiji subsidi 3 kg.

Sidak pertama dilakukan di rumah makan Haur Gading Kebun Sayur yang masih menggunakan elpiji 3 kg. Dan usaha Laundry Syariah,  Laundry Butterfly Karang Anyar RT 37 Balikpapan Tengah.
” Kita mendatangi konsumen yang menggunakan elpiji subsidi 3kg. Elpiji subsidi ini hanya untuk rumah tangga miskin dan usaha memasak skala mikro. Diluar itu tidak boleh,” beber Ahmad Ubaidillah Maksum Sales Eksekutif Elpiji Rayon I Mor VI Pertamina,  Rabu siang (28/11/2018).
“Di Haur Gading pihaknya menemukan pemilik menggunakan 4 tabung elpiji setiap harinya. ” Sudah langsung kita jelaskan dan ganti tabung dengan Bright Gas atau tabung 12 Kg. Kalau di Laundry Syariah kita temukan ada 13 tabung dan Butterfly 10 tabung. Kita sudah langsung ganti tabung kosong dengan non subsidi,” jelasnya.
Di laundry,  gas elpiji digunakan saat menggosok dan proses pengeringan pakaian.
Menurutnya secara aturan pelaku usaha ini sudah mengetahui aturan tersebut namun dilapangan masih ditemukan penggunaan elpiji subsidi yang tidak tepat pemanfaatannya seperti laundry.
“Secara aturan mereka sebenarnya tau karena Pertamina sudah melakukan sosialisasi kepada ASLI (Asosiasi Laundry Indonesia)  dan Komunitas Laundry Borneo bahkan sudah pencanangan juga kepada anggota untuk tidak menggunakan subsidi.  Sehingga kalau mereka tidak tahu mungkin mereka berbohong,” katanya.
Pada sidak ini tim memberikan surat pernyataan kepada pelaku usaha agar tidak menggunakan elpiji subsidi. ” Untuk Penindakan kita serahkan kepada dinas perdagangan,” ujarnya.
Pemilik Haur Gading Imansyah
Menyambut bagus sosialisasi ini. Namun sayangnya pihaknya belum pernah mendapat sosialisasi.
” Bagus saja mungkin dari awal kita ngak ada sosialisasi.  Ada empat tabung.  Biasa dua tabung untuk satu hari,” katanya.
Imansyah mengaku akan menggunakan tabung besar 12 kg, Imansyah berharap tabung non subsidi lebih awet.
” Yang biru itu seminggu sekali tapi yang 3 kg dua tabung untuk satu hari, ” bebernya.
Tabung gas digunakan untuk pelengkap saja seperti menggoreng dan masak air.

Comments

comments

Baca juga ini :  Diikuti 2.500 Peserta, Vaksinasi Keluarga Besar Partai Golkar di Balikpapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.