Wali Kota Balikpapan Lepas Kirab Pemuda Menuju Titik Nol IKN

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, dilaksanakan pelepasan rombongan kirab pemuda di Balai Kota, Kamis (27/10/2022).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pemkot Balikpapan mengapresiasi  kegiatan kirab pemuda yang mudahan kegiatan dan agenda ini mewujudkan komitmen kita bersama akan pentingnya arti sumpah pemuda, karena bagaimanapun pemuda merupakan generasi pendiri dan penerus bangsa.

“Para pemuda juga berperan dalam membangkitkan semangat para pemuda, mudah-mudahan peranan pemuda bukan hanya menjadi penonton tapi pelaku di IKN,” ujar Rahmad Mas’ud.

“Mudahan-mudahan dengan adanya IKN akan mengangakat peradaban baru menuju Indonesia yang lebih baik dan sejahtera,” tambahnya.

Kata Rahmad, simbol pemuda merupakan simbol masa depan bangsa, simbol pemuda dulu simbol pemuda sekarang berbeda, yang sering kami sampaikan pemuda dulu berjuang untuk mempertahankan dan mendirikan negara Indonesia dan pemuda sekarang ini dengan pemindahan IKN berjuang untuk mendukung pembangunan dan IKN di Kaltim.

“Antusiasme dan semangat ini yang perlu kita dukung, tambahnya.

Sedangkan, Kepala DPOP Kota Balikpapan, Ratih Kusuna mengatakan, untuk kegiatan kirab pemuda nusantara ini yang mana dilaksanakan didua lokasi di Kutai Kertanegara (Kukar) dan Balikpapan. 

“Dari Kukar akan berangkat dari Kerajaan Kedaton kemudian ke titik nol dan menungu di Km 38, sedangkan dari Baliki

papan dari halaman Balai Kota menuju Jalan MT Haryono, Grand City, Jalan Soekarno Hatta Km 38, Semoi Sepaku, di KM 38 ketemu rombongan Kukar dan bergerak bersama menuju titik nol,” kata Ratih Kusuma

Sementara itu, Kabid Organisasi Kepemudaan Kemenpora RI, Abdulloh Masud mengatakan, kirab ini dilaksanakan dalam rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda yang mana rutenya ada dua etape dari Kutai Kertanegara dabn Balikpapan berakhir di titik nol IKN. 

Baca juga ini :  PMI Balikpapan Salurkan Bantuan Korban Gempa Aceh

“Ini kita akan coba merefleksi masa lalu kejayaan nusantara  dimulai titik nya di Kutai Kertanegara kemudian menuju titik nol IKN yang jadi masa depan Indonesia,” kata Abdulloh.

Adapun peserta dari berbagai unsur seperti pramuka, pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan komunitas mobil. Kirabnya dari Kutai dan Balikpapan,  mereka mengarak panji-panji lambang 34 provinsi  menandakan kita semua bersatu menuju masa depan yang lebih cerah.

“Yang mau ikut kita batasi ada Balikpapan 35 mobil dan motor, masing masing kabupaten kota hanya 16 mobil,” pungkasnya 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.